Kader Posyandu Desa Benda dan Kutajaya, Kembali Ikuti Pembinaan Germas PT. AIO

Sabtu, 29 Februari 2020 - 11:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan kader Posyandu di Desa Benda dan Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, kembali mendapatkan pembinaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di PT. Amerta Indah Otsuka, Sabtu (29/02/20).

Plant Director PT. Amerta Indah Otsuka Miftachul Djauhari mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian PT AIO terhadap kesehatan ibu dan anak, maka dari itu, perusahaan secara bertahap mengelola posyandu dari strata pratama hingga mandiri.

“Posyandu yang dibina sejak tahun 2012 hingga saat ini sebanyak lima Posyandu yang berada di lingkungan sekitar pabrik yaitu desa Benda dan desa Kutajaya,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com.

Kegiatan pembinaan posyandu ini, PT AIO tidak hanya memberikan sarana fasilitas kesehatan atau Pemberian Makanan Tambahan (PMT) setiap bulannya. Namun, pihaknya memberikan pengetahuan bagi para kader melalui seminar dari dinas atau para ahli terkait.

“Seminar kesehatan ini merupakan kegiatan rutin diadakan setiap tahunnya, pada aktivitas seminar kesehatan tahunan kali ini dihadiri oleh 90 orang kader posyandu, bidan desa dan perwakilan staff puskesmas di kecamatan Cicurug,” paparnya.

Lanjutnya, semoga kedepannya PT Amerta Indah Otsuka tetap terus dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dengan adanya seminar bagi kader posyandu diharapkan dapat menambah wawasan serta dapat meneruskan informasi tersebut bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kabid Kesehatan masyarakat Dinas kesehatan Kabupaten Sukabumi Dr. Titin Malikatun Andadari mengatakan bahwa, materi yang diangkat dalam seminar kali ini merupakan program yang dicanangkan oleh Kemenkes RI, yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan perilaku masyarakat yang kurang sehat.

“Terdapat tujuh kegiatan Germas yaitu, melakukan aktivitas fisik, makan buah dan sayur, tidak merokok, tidak mengkonsumsi minuman alkohol, memeriksa kesehatan secara berkala, membersihkan lingkungan dan menggunakan jamban,” pungkasnya.

Reporter: Herwanto
Redkatur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB