Legislator Siti dan Agung “Duet” Pantau Musrenbang Cicantayan

Kamis, 13 Februari 2020 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, dipantau dua anggota DPRD Kabupaten Sukabumi yaitu Siti Hilmiati Fauziah dan Agung Nugraha, di Aula Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (13/02/20).

Anggota DPRD Fraksi Gerindra Siti Hilmiati Fauziah mengatakan, pelaksanaan Musrenbang merupakan wadah suara dan musyawarah dalam rangka rencana pembangunan. Sehingga apa yang dimusyawarahkan harus fokus denga lokus keberadaan wilayah itu sendiri, seperti halnya di Kecamatan Cicantayan ada potensi yang harus digali, mulai dari wisata, ekonomo, pertanian dan yang lainnya.

“Banyak potensi yakni Wisata Guha Sarongge, Tubing Cimahi, Wisata Religi dan yang lainnya, untuk soal ekonomi yakni pengembangan buah manggis, bata merah, bambu dan yang lainnya,” ungkap Siti, kepada jurnalsukabumi.com.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Siti Hilmiati Fauziah Sedang Memberikan Sambutan

Sehingga hal ini harus dipacu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalaui Dinas Terkait harus bisa memperhatikan keberadaan pertanian yang ada di Kecamatan Cicantayan, perhatian yang diberikan yaitu, memberikan penyuluhan yakni melalui peran krlompok tani di wilayahnya, memberikan bantuan bibit dan pupuk yang merata terhadap petani dan infra struktur yaitu jaringan irigasi bagi petani harus bagus dan baik, karena faktor aliran air bagi petani sangat dibutuhkan.

“Kami mengharapkan apa yang diusulkan dari suara desa dan kecamatan ini, Pemkab bisa sesuia dengan apa yang dibutuhkan dan diusulkan,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Fraksi Demokrat Agung Nugraha mengatakan, melihat potensi Kecamatan Cantayan banyak sekali yaitu mulai dari Maggis, produksi bata, produksi anyaman bilik dan yang lainnya. Penggalian potensi ekononomi kreatif yang ada di Cicantayan, pelatihan ekonomi kreatif secara sempurna dengan tujuan membentuk SDM yang siap, peran Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang terus didepankan, prmodalan, yaitu peran Koperasi dan perkreditan untuk mendongkrak para pelaku ekonomi kreatif dalam produksi.

“Disaat menjamurnya bank emok atau rentenir, tentunya dengan solusi pengembangan ekonomi dan didorong perbankan Pemkab Sukabumi,” katanya.

Reporter : Hendi
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru