JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak lima Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Sukabumi korban terdampak double track Kereta Api (KA), Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi menjamin Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) terus berlangsung deng mencari solusi ke tempat yang layak.
“Memang ada lima sekolah yangf terdampak. Diantaranya SDN Tujuh Cibadak yang terdampak lebih dari setengah bangunan yang hilang, sehingga kami memantau dan memberikan himbauan kepada orang tua dan guru,” ungkap Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Kabupaten Sukabumi Khusaerin.
Khusaerin, menjamin PKBM untuk para siswa tetap berlangsung dengan memindahkan sebagian siswa PKBM di Madarasah Hidayatullah di Kp Pojok RT 01/15, Kelurahan/Kecamatan Cibadak.
“Untuk SDN 7 ini memang jika dibangun dua lantai tidak bisa. Karena tanahnya yang labil, sehingga harus mencari solusi,” katanya.
Data sementara sekolah yang terdampak double track 1 ini diantarannya, SD Negeri Pasirkolotok Kecamatan Cibadak. Yang terkena dampak tujuh ruang kelas dan satu ruang guru. Kedua SDN 12 Cibadak yang tekena dampak double track 10 ruang kelas dan kantor.
“Kemudian SDN Bantar Badak masih di Kecamatan Cibadak yang terkena dampak double track 4 ruang kelas. Keempat SDN 9 Karang Tengah 8 ruang kelas dan kelima SDN 7 Cibadak satu ruang kelas, kantor, perpusatakaan dan WC,” tandasnya.
Reporter : Ifan
Redaktur : FK Robbi












