Disdik Sukabumi Jamin KBM Sekolah Korban Double Track Kereta Api

Selasa, 28 Januari 2020 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak lima Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Sukabumi korban terdampak double track Kereta Api (KA), Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi menjamin Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) terus berlangsung deng mencari solusi ke tempat yang layak.

“Memang ada lima sekolah yangf terdampak. Diantaranya SDN Tujuh Cibadak yang terdampak lebih dari setengah bangunan yang hilang, sehingga kami memantau dan memberikan himbauan kepada orang tua dan guru,” ungkap Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Kabupaten Sukabumi Khusaerin.

Khusaerin, menjamin PKBM untuk para siswa tetap berlangsung dengan memindahkan sebagian siswa PKBM di Madarasah Hidayatullah di Kp Pojok RT 01/15, Kelurahan/Kecamatan Cibadak.

“Untuk SDN 7 ini memang jika dibangun dua lantai tidak bisa. Karena tanahnya yang labil, sehingga harus mencari solusi,” katanya.

Data sementara sekolah yang terdampak double track 1 ini diantarannya, SD Negeri Pasirkolotok Kecamatan Cibadak. Yang terkena dampak tujuh ruang kelas dan satu ruang guru. Kedua SDN 12 Cibadak yang tekena dampak double track 10 ruang kelas dan kantor.

“Kemudian SDN Bantar Badak masih di Kecamatan Cibadak yang terkena dampak double track 4 ruang kelas. Keempat SDN 9 Karang Tengah 8 ruang kelas dan kelima SDN 7 Cibadak satu ruang kelas, kantor, perpusatakaan dan WC,” tandasnya.  

Reporter : Ifan
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:45 WIB

Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda

Berita Terbaru