Sambut Imlek 2571, Vihara Widhi Sakti Sukabumi Mulai Bersolek

Jumat, 24 Januari 2020 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menjelang Tahun Baru Imlek 2020, Vihara Widhi Sakti di Jalan Pajagalan No. 20, Nyomplong, Kota Sukabumi, mulai bersolek. Vihara tertua di Kota Sukabumi ini selalu mempunyai daya tarik tersendiri untuk menarik masyarakat dan wisatawan, khususnya bagi umat yang ingin bersembahyang.

Kini, di kawasan vihara sudah dihiasi lampion yang akan menyala di malam hari. Lampion tersebut untuk menyambut malam Tahun Baru Imlek yang jatuh pada sabtu, 25 Januari 2020.

Ketua Yayasan Vihara Widhi Sakti, Iwan Iskandar, mengataka dalam rangka menyambut tahun baru Imlek 2571/2020 , mulai banyak sumbangan lilin, dan peralatan lainnya untuk keperluan malam tahun baru imlek.

“Pada malam tanggal 24 Januari ini, umat datang untuk melakukan prosesi ritual menyampaikan rasa terima kasih kepada Thian Ti Kong (Tuhan YME) atas kesehatan, keselamatan, dan keberuntungan pada setahun ke belakang,” ungkap Iwan.

Selanjutnya, dini hari tanggal 25 Januari, menjelang pukul 01.00 WIB, umat juga melakukan prosesi ritual kepada Thian Ti Kong, melalui Kongco Han Tan Kong, yang dipercaya sebagai anak buah Thian Ti Kong.

“Memohon harapan, agar ditahun baru imlek ini, juga diberi kesehatan, keselamatan dan keberuntungan,” jelasnya.

Ditambahkan Arieffin, Humas Yayasan Vihara, pada malam tanggal 24 Januari, di dalam Vihara, sebagaimana biasanya, ada permainan barongsai Persaudaraan Gie Say, perkumpulan barongsai tertua di Kota Sukabumi.

“Rangkaian acara perayaan tahun baru Imlek, akan diakhiri dengan Pawai Budaya Cap Go Meh 2571 / 2020, yang akan berlangsung pada tanggal 14 Februari mendatang,” katanya.

Sejak dulu kala, di Karesidenan Bogor ini, ada semacam mufakat antara kelenteng/vihara untuk bergiliran mengadakan Cap Go Meh.
Sukabumi, mendapat giliran yg paling terakhir, sehingga, selalu ramai pengunjung.

“Cap Go Meh tahun ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Sukabumi melalui dinas pariwisata, sehingga diharapkan dapat lebih meriah untuk membantu meningkatkan penghasilan ekonomi masyarakat, karena akan sangat banyak wisatawan yang datang,” tandasnya.

Sementar itu, Ketua Panitia Pelaksana Cap Go Meh 2571 / 2020 Michael Permana mengatakan, persiapan Imlek, maupun Cap Go Meh, dipersiapkan jauh hari agar umat dapat lebih nyaman dalam menyambut rangkaian acara perayaan tahun baru Imlek ini.

Untuk itu, telah memasang 200 lampion di depan dan dalam Vihara sebagai penerangan keberuntungan selama tahun baru Imlek ini.

“Pada acara Cap Go Meh nanti, kami akan menambah 300-an jumlah lampion dengan dimensi uang lebih besar, yang akan bertuliskan harapan harapan dari umat untuk tahun Imlek 2571 / 2020 ini,” pungkasnya.

Reporter : Ifan
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru