Pelaku Cabul Babak Belur Diamuk Massa di Parungkuda

Sabtu, 4 Januari 2020 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang pria berinisial H (45 tahun) babak belur dihajar massa setelah dicurigai melakukan aksi cabul terhadap anak dibawah umur di rumah kosong tepatnya di Kampung Babakan Peundeuy, RT.01/04, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, sekira pukul
10.30 WIB, Sabtu (04/01/20).

Aksi bejad, pelaku yang merupakan seorang buruh asal Kampung Selaawi RT.02/0, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar itu terungkap, setelah korban berinisial M (7 tahun) menceritakan kepada orang tuanya.

“Anak saya pulang dengan kondisi menangis. Dan mengaku bahwa telah dipaksa oleh pelaku untuk terlentang di lantai sambil kedua tangan anak saya dipegang kuat,” ujar Ibu korban, Lastri kepada jurnalsukabumi.com di Mapolsek Parungkuda.

Awal kejadiannya kata dia, anak perempuannya itu tengah membeli cilok yang tak jauh dari rumah. Namun, pelaku membujuk dan membawa anaknya ke rumah kosong. Sesampai disana, anak kesayangnya itu mengaku dipaksa terlentang di lantai dengan posisi kedua tangannya dipegang kuat oleh pelaku. Namun entah apa yang dilakukan pelaku, tangan korban terlepas dan melarikan diri dari jeratan pelaku.

“Untungnya anak saya bisa lepas dari genggaman tangan pelaku dan berhasil kabur pulang ke rumah sambil nangis,” bebernya.

Dari situ warga mulai curiga karena pelaku terlihat panik setelah korban menangis. Dan Lastri berharap tersangka dihukum seberat-beratnya atas kejadian tersebut. “Warga curiga karena anak saya nangis dan ngomongnya diumpetin sama om, jadi sempat dipukuli warga,” tandasnya.

Sementara itu, pelaku saat ini tengah diamankan di Mapolsek Parungkuda.

Reporter : Rawin Soedaryanto
Redaktur : Lan

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Berita Terbaru