Mobil Bak Angkut Orang Jangan Masuk Jalur Cikidang

Senin, 30 Desember 2019 - 21:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kasatlantas Polres Sukabumi Iptu Riki FM nengimbau para pengendara roda empat jenis bak terbuka yang mengangkut orang tidak masuk jalur Cikidang. Pasalnya, melihat dari kondisi medan jalur alternatif dari Cibadak ke Palabuhanratu itu cukup ekstrem ditambah cuaca, sehingga rawan kecelakaan.

“Kami mengimbau untuk kendaraan berat dan kendaraan bak terbuka mengangkut orang tidak masuk jalur Cikidang. Bahkan kami pun telah menerjunkan personil Polisi Lalulintas untuk mengawasinya,” ungkap Riki.

Kasatlantas Polres Sukabumi Iptu Riki FM

Kendaraan angkutan berat yang masuk ke wilayah jalur wisata, pihaknya sudah menegur dan dikurangi. Namun untuk kendaraan angkutan barang logistik atau sembako tetap bisa melewati.

“Untuk angkutan berat dan mobil besar sudah kami himbau dan peringatkan. Karena jelang liburan ini jalur wisata akan menjadi tujuan,” jelasnya.

Menurur Riki, kesiapan jelang tahun baru yang dipersiapkan yakni, mulai dari kesiapan personil, kelengkapan kendaraan dan ploting anggota lalulinta di titik rawan kemacetan.

“Kami pun mengingatkan kepada para pengendara, ada tiga titik jalur alternatif di jalur utara itu sendiri yakni, Tenjo Ayu, Simpang Nagrak dan Simpang Karangtengah,” katanya.

Wilayah jalur lalulintas sendiri terdiri delapan Pos Pengamanan (PAM), satu Pos Pelayanan (YAN) ditambah du Pos Terpadu, 85 Pos Gatur dan 23 Pos Pantai.

“Melihat data statistik kendaraan yang masuk saat ini sebanyak 1162 kendaraan roda empat dan 1326 roda dua dalam pantauan dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Jika hitungan dalam perjam kendaraan masuk sebanyak 140. Lalulintas saat ini dalam kondisi normal dan landai,” pungkasnya.

Reporter : Ifan
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Soal PT Cosmo Cikembar, Warga: Kami Tak Ingin Cuma Jadi Penonton!
Dua Guru Sukabumi Raih Prestasi di Korea Selatan, Lahirkan Inovasi Smart Hanjeli
BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Babak Baru SPPG Nagrak Utara III, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Permintaan Rp1 Miliar dari YMQI
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 16:09 WIB

Soal PT Cosmo Cikembar, Warga: Kami Tak Ingin Cuma Jadi Penonton!

Senin, 2 November 2026 - 14:47 WIB

Dua Guru Sukabumi Raih Prestasi di Korea Selatan, Lahirkan Inovasi Smart Hanjeli

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:49 WIB

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Berita Terbaru