Rekrutmen Panwascam di Kabupaten Sukabumi Dituding Sarat KKN, Didominasi TSM, Apa Itu?

Senin, 23 Desember 2019 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah mantan peserta calon panitia pengawasan kecamatan (panwascam) melakukan aksi demonstrasi ke Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi.

i

Sejumlah mantan peserta calon panitia pengawasan kecamatan (panwascam) melakukan aksi demonstrasi ke Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi.

JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah mantan peserta calon panitia pengawasan kecamatan (panwascam) melakukan aksi demonstrasi ke Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi di Jalan Raya Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (23/12/2019).

Para demonstrasi yang didominasi oleh mantan Panwascam Pilgub dan Pemilu 2019 itu menuding, lembaga yang menjadi wasit pemilu itu dalam memilih anggota Panwascam untuk Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020 sarat KKN. Sebab, dari 141 anggota panwascam yang diloloskan, sekitar 40 persennya merupakan teman, saudara, hingga mertua (TSM) dari pegawai Bawaslu.

Dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian, mereka melakukan orasi. Tak hanya itu, mereka juga membawa berbagai poster “sentilan” dan kecaman. Isi tulisan di antaranya,”Gak penting pengalaman yang penting kedekatan”, “teu jadi panwascam teu nanaon, proses kamari nanaonan”,”TSM Teman Saudara Mertua yang lolos jadi Panwascam”, dan masih ada yang lainnya.

Koordinator aksi, Kris Dwi Purnomo menilai selama proses rekrutmen anggota panwascam banyak sekali melihat kejanggalan. Prosesnya, tegas dia, tidak ada keterbukaan publik. Dicontohkannya, hasil tes socrativenya diumumkan tapi hasil tes wawancaranya tidak diumumkan.

“Hasil yang kami dapat di lapangan banyak yang TSM lolos menjadi Panwascam, Teman Suadara bahkan Mertua. Kami tidak akan asal ngomong tapi datanya jelas. Langkah selanjutnya akan kami laporkan ke DKPP. Bukti-bukti TSM, ada stafnya di sini bapak dan adiknya lolos,” ungkap jebolan SMA I Cisaat ini.

Dipaparkan Kris, dari 141 anggota panwascam hanya 35 orang yang merupakan mantan panwascam pada Pilgub maupun Pemilu 2019 lalu. Padahal, sesuai imbauan dari Bawaslu RI seharusnya mengedepankan panwascam yang sudah berpengalaman.

“Bagaimana mau menegakan demokrasi di kabupaten sukabumi kalau proses rekrutmen panwascam sejak awalnya saja sudah seperti ini. Kami merupakan eks panwascam Pulgub dan Pemilu kemarin. Semua komisoner Bawaslu harus bertanggung jawab, karena pimpinan itu kan kolektif kolegial jangan sampai kolektif, kolega gagal,” cetusnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi Teguh Hariyanto menegaskan proses rekrutmen anggota panwascam sudah seusia dengan tahapan-tahapan dan aturan. Terkait tudingan KKN, seharusnya kalau ada pihak yang keberatan menyampaikannya di saat jeda tanggapan.

“Kami ajak, silakan apa saja kesimpulan dari demo ini. Asas demokrasi harus ditegakkan. Kalaupun toh nantinya ada kesalahan, jika ada regulasinya kami akan tindak atau pembatalan,” tukasnya.

Reporter: Irfan
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru