Atraksi Barongsai Ramaikan Peringatan Hari Ibu di Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa

Minggu, 22 Desember 2019 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hari Ibu yang jatuh tanggal 22 Desember, di Vihara Nam Hai Kwan Im di Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi dimeriahkan dengan atraksi kesenian Barongsai, Minggu (22/12/19)

Pengamatan di lapangan, pertunjukan atraksi Barongsai yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB menyedot ratusan penonton yang sedang menikmati liburan akhir pekan memadati Vihara Nam Hai Kwan Im. Tampak sejumlah anak-anak pemain atraksi Barongsai ini begitu piawai dan cekatan dalam membawa barongsai Naga di sertai tabuhan bedug khas Tiongkok diserbu pengunjung.

“Kami diundand dalam acara Hari Ibu Tahun 2019, yaitu pemilik Vihara ini dan ternyata antusias pengunjungnya,” ujar Andri Aryanto ketua Grup Barongsai Xiong Shi Sukabumi.

Ditambahkan Andri, melihat antusias penonton dalam menyaksikan pertunjukan Barongsai di moment hari Ibu diharapkan akan memberikan dampak terhadap anak anak untuk lebih menghargai, lebih barbakti kepada orang tua khususnya ibu.

“Selain menjaga kesenian Barongsai. Juga momen Hari Ibu ini agar menjadi refleksi diri kepada seluruh pengunjung untuk selalu menjaga ibu dengan cara menghormatinya,”katanya.

Sementara itu Ernawati (26) salah seorang pengunjung asal Sukabumi mengatakan, datang ke Vihara bersama orang tuanya untuk melihat pertunjukan Barongsai dalam peringatan Hari ibu tersebut menyadari bahwa pentingnya menghargai dan menghormati Hari ibu.

“Pertunjukan Barongsainya bagus banget, yang paling penting makna dari Hari Ibu itu sendiri mudah mudahan kita sebagai anak bisa lebih berbakti kepada orang tua, seperti pertunjukan Barongsai ini tidak mengenal ras, suku dan agama semua berbaur menjadi satu satu, kompak dan agresif,” pungkasnya.

Reporter : FK Robbi
Redaktur :Jon Digos

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru