JURNALSUKABUMI.COM – Menyoal adanya surat pemberitahuan penghentian dana APBD untuk Warga Miskin (Gakin) di RSUD Palabuhanratu oleh Kepala Bidang (Kabid), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi Harun Ar Rasyid merasa geram tidak adanya koordinasi. Padahal pembiayaan untuk Gakin dijamin aman.
“Untuk dana Gakin aman, baik dana perubahan maupun murni. Bahkan pencairannya pun hingga akhir Desember bisa kami layani,” ungkap Kepala Dinkes Kabupaten Sukabumi Harun Ar Rasyid.
Memang untuk tanggal 15 Desember itu biasanya closing. Tapi bukan maksud anggaran itu tidak ada atau sudah gak bisa, Dinkes menjamin anggaran untuk Gakin aman dan dijamin ada, hal itu diduga hanya ketakutan dari pihak RSUD Palabuhanratu yang tidak terbayar.
“RSUD harus melihat anggaran Gakin ini untuk masyarakat. Sehingga harus melihat skala prioritas. Kami bisa menjamin hingga akhir Desember bisa dicairkan,” tegasnya.
Menurut Harun, yang mengeluarkan surat Nomor 455/2560 prihal Pemberitahuan Penghentian Dana Gakin dari RSUD Palabuhanratu diduga salah kaprah. Pasalnya surat dikeluarkan oleh Kabid di RSUD Palabuhanratu.
“Tidak bisa Kabid mengeluarkan surat seperti itu. Ditambah tidak koordinasi dengan pihak kami, kalau masih ngeyel atau menolak pasien dana Gakin kami akan bertindak. Karena kewenangan kami,” tegasnya.
Reporter :FK Robbi
Redaktur : Jon Digos












