JURNALSUKABUMI.COM – Satu ekor burung Elang berjenis kelamin betina dilepasliarkan, di Resort PTNW Kawah Ratu Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, langsung oleh Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. Rabu (20/11/19)
Dalam pelepasan burung elang tersebut bertepatan dengan Perkemahan Giri Wana Rally yang diikuti oleh 203 peserta dari 26 Provinsi di Indonesia mulai dari tingkat Pramuka Penegak (SMA) dan Pramuka Pandega (Mahasiswa).
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengatakan, ini salah satu bentuk positif yang harus dikembangkan oleh generasi penerus bangsa termasuk perawatan burung elang tadi.
“Kegiatan ini melakukan konservasi dilingkungan yang betul-betul bisa membawa dampak positif, termasuk tadi Burung elang. Kalau di Sukabumi yang terkenal Elang Jawa, itu harus dilindungi dan dilestarikan karena dari jaman dulu sudah dilakukan kajian penelaahan yang sudah terukur, karena dianggap Elang Jawa ini inisial burung garuda yang digunakan oleh lambang negara kita, namun yang tadi Elang Brontok pun tidak beda jauh cuma beda dibagian jambulnya saja,” pungkasnya
Sementara itu, Kepala Balai TNGHS, Ir Awen Supranata mengatakan, bahwa agenda Pramuka ini biasa digelar setiap 4 tahun sekali secara nasional sehingga pesertanya dari seluruh Indonesia, tujuannya untuk mengenal hutan dan lingkungan.
“Tujuannya untuk membina generasi muda khususnya Pramuka dibidang lingkungan hidup dan kehutanan,” pungkasnya kepada jurnalsukabumi.com (20/11/19)
Menurutnya, semoga dengan mengikuti kegiatan ini, wawasan mereka terbuka untuk selalu menjaga lingkungan dan hutan.
“Disini mereka akan diajari bagaimana merawat pohon, identifikasi pohon, ciri-ciri pohon dan identifikasi satwa juga,” tambahnya
Selain itu, pihaknya mengatakan bahwa di TNGHS ini ada kegiatan merawat dan merehabilitasi burung elang, karena burung tersebut sudah dilindungi.
Menurutnya, burung Elang Brontok yang berjenis kelamin betina ini, hasil serahan dari pemerhati satwa liar yakni Adi Wiryadi, “Ini dilepasliarkan setelah melewati proses rehabilitasi selama 14 bulan di Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ) yang dikelola Balai TNGHS dan mendapatkan penilaian layak untuk
dilepasliarkan dari dokter hewan dan tim PSSEJ,” paparnya
Awen berharap rangkaian giat ini mampu memberikan pengetahuan dan pengalaman baru bagi peserta giat prestasi Giri Wana Rally. Dukungan para pihak, baik sektor pemerintah,
Swasta, LSM, akademisi, dan masyarakat merupakan modal utama untuk kelestarian hutan dan keragaman hayati di Kawasan TNGHS. Dukungan ini menunjukan komitmen bersama
untuk terus menjaga kelestarian bumi, mendukung kesejahteraan masyarakat dan terus menjaga mimpi untuk rajawali yang tetap lestari,” tuturnya
Dalam acara tersebut dihadiri oleh, Bupati Sukabumi, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas DLH Kepala Balai TNGHS, Camat Cidahu, Kapolsek Cidahu, Danramil, Kepala KUA Cidahu, Indonesia Power, Star Energi serta tamu undangan lainnya.
Reporter : Yanto
Redaktur : Jon Digos







