Belasan Pelajar Diduga Keracunan Permen di Kota Sukabumi

Jumat, 15 November 2019 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM– Keracunan melanda pelajar sebanyak 13 siswa SD Fathia, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi akibat jajanan permen yang kadaluarsa, Jumat (15/11/19).

Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, keracunan terjadi ketika belasan pelajar sekitar pukul 13: 00 WIB mendatangi RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Keracunan belasan siswa akibat memakan permen yang berbentuk telur dibeli dari minimarket yang dibelinya dekat dari sekolah.

“Kami menerima pasien sekitar pukul 13.00 WIB. Belasan pelajar tersebut diduga keracunan,” ungkap Kasubag Hukum dan Humas RSUD Syamsudin SH, Supriyanto.

Menurut Suptiyanto, secara keseluruhan, kondisi 13 pasien tersebut cukup baik. Penanganan medis selanjutnya, bakal ditentukan pasca tim medis melakukan observasi kepada pasien.

“Kami melihat perkembangan hasil dari tim medis obsevesi dan ada perkembangan baik bagi para pasien,” katanya.

Ditambahkan Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, Ia langsung mendatangi Rumah Sakit RSUD R Syamsudin memastikan 13 pelajar tersebut dalam kondisi yang baik. Namun begitu, pihaknya meminta agar Dinas Koperasi Perdagangan Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Sukabumi untuk mengecek permen yang diduga menjadi penyebab anak-anak tersebut keracunan.

“Alhamdulilah, bisa kita lihat bersama kondisi anak-anak cukup baik. Bahkan, sudah bisa berlarian. Namun, ini menjadi perhatian kita dan saya akan minta instansi terkait mengeceknya,” tambahnya.

Ditempat terpisah, Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol Suryo mengungkapkan, pihaknha akan mengambil sampel jajanan yang diduga menjadi penyebab 13 siswa yang mengalami gejala pusing diduga keracunan.

“Anak-anak sudah membaik, tinggal menunggi hasil observasi atau laboratotium,” pungkasnya.

Reporter : FK Robbi
Redaktur : Jon Digos

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru