Kapal Karam Terekam Satelit Google Maps di Cisolok Sukabumi Masih Misterius

Minggu, 21 Juni 2020 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Sukabumi melakukan pengecekan langsung ke lokasi penampakan mirip kapal karam yang tertangkap jelas di satelit google maps, Minggu (21/06/2020).

Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, giat yang dipimpin langsung Kasatpolair AKP Tri Andri Apandi itu dimulai pukul 09.20 WIB dengan menggunakan Kapal Patroli Satpolair tolak dari Dermaga 1 menuju Wilayah Perairan (Wilper) Pantai Cikembang, Kecamatan Cisolok.

Tepat, pukul 10.30 WIB, Kapal Patroli Satpolair tiba di titik lokasi mirip Kapal yang karam dan melaksanakan pengamatan secara manual. Diantaranya, mengecek kepastian koordinat dan situasi arus permukaan.

“Hampir satu jam kita lakukan pengecekan sementara ini di lokasi. Hanya saja, kita terkendala dengan tidak adanya peralatan untuk melaksanakan pendeteksian benda di bawah laut,” ujar Kasatpolair AKP Tri Andri Apandi.

Hasil sementara ini kata dia, perkiraan penampakan yang terekam jelas googlemaps tersebut diantaranya, panjang kapal sekira 150 meter, lebar 28 – 30 meter dan tonase 120.000 DWT. Adapun jenis kapalnya yaitu jenis Cargo dengan Posisi Kapal dari pantai terdekat sekitar 1,2 Mil dan titik Koordinat – BT 6.972601 – 106.427192 LS.

“Kita akan melakukan koordinasi dengan Dinas Instansi yang memiliki alat pendeteksi logam di bawah laut. Untuk memastikan informasi yang selengkapnya mengenai hal ini,” jelasnya.

Lanjut Tri, adapun menurut keterangan dari warga sekitar mengaku, pada tahun 2017 dan 2019 pernah ada seseorang yang buka Googlemaps dan melihat adanya foto atau gambar serupa ini.

“Dari berbagai keterangan ini, ada juga yang mengaku bahwa lokasi diduga adanya kapal karam oleh penduduk nelayan lokal adalah tempat spot memancing. Tokmas Nelayan menyampaikan bahwa adanya kapal yang karam sudah sangat lama tetapi tidak diketahui pasti,” pungkasnya.

Reporter: Ifan II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB