Ludes Terbakar, Rumah Pasutri di Jampang Tengah Langsung Dibangun

Minggu, 14 Juni 2020 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kabar gembira dirasakan Pasang Suami Istri (Pasutri) Pian (44) dan Ilah (41), Warga Kampung Cikores, RT. 15/05, Desa Bantaragung, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Minggu (14/06/20).

Kenapa tidak, rumah Pasutri tersebut sebelumnya terkena musibah kebakaran pada Bulan Mei 2020 lalu, dan saat ini akan segera dibangunkan kembali pihak Muspika Kecamatan Jampangtengah.

Menanggapi hal tersebut, Selain turun langsung ke lokasi saat kejadian kebarakan tempo lalu, Muspika Jampangtengah pun langsung berinisiatif untuk kembali membangun rumah yang dihuni lima jiwa tersebut.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Jampangtengah, Hendi Suhendi mengatakan, akan kembali membangun rumah yang ludes terbakar tersebut.

“Hari ini, Muspika, yang didampingi oleh Perangkat Desa setempat, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan TKSK meninjau lokasi rumah pasca terbakar,” kata Hendi kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (14/06/20).

Kedatangan Muspika ini sambung Hendi bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, sering turun kelokasi untuk melakukan pendataan, hingga perkembangannya.

“Hari ini kita membawa Sembako, baju, alat kelengkapan masak dan lain – lain, untuk korban Rumahnya mau dibangun ulang bantuan dari masyarakat, Donatur, Dinas Sosial, Badan Amil Zakat, Palaku usaha dan Pemerintah Desa setempat,” pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, Sebuah rumah milik pasangan suami istri Pian (44) dan Ilah (41), Warga Kampung Cikores, RT. 15/05, Desa Bantaragung, Kecamatan Jampangtengah, ludes dilahap sijago merah, Sabtu (06/05/20). Kebakaran terjadi sekira 03:30 WIB Pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa terbut namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Reporter : Ruslan AG II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru