JURNALSUKABUMI.COM – Perjalanan seorang ayah bersama anaknya di ruas jalan provinsi Waluran Tamanjaya Palangpang berakhir tragis. Keduanya meninggal dunia setelah sepeda motor Honda Beat yang ditumpangi mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Panenjoan, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Motor berwarna biru tanpa pelat nomor itu diketahui melaju dari arah Tamanjaya menuju Desa Mekarsakti.
Mandor Jalan Bina Marga, Edi, mengatakan kecelakaan pertama kali diketahui oleh pekerja Bina Marga yang melintas di lokasi.
Tidak ada saksi mata yang melihat langsung detik-detik kecelakaan tersebut. Namun, berdasarkan kondisi di lokasi, motor diduga kehilangan kendali sebelum keluar dari jalur dan menghantam tunggul pohon kelapa.
“Kronologi pastinya belum diketahui karena tidak ada saksi mata saat kejadian di TKP. Yang menemukan pertama kali adalah pekerja jalan yang sedang lewat,” ujar Edi.
Ia menyebut kondisi ruas jalan di lokasi relatif lurus. Motor diduga melaju cukup kencang sebelum tiba-tiba bergerak ke arah kiri.
“Jalannya lurus, diduga motor sedang melaju kencang, kemudian belok ke kiri secara langsung dan tidak bisa mengendalikan sepeda motornya. Diduga menabrak tunggul pohon kelapa,” katanya.
Pengendara motor diketahui bernama Iyan (22), warga Kampung Ciseureuh, Desa Tamanjaya. Saat kejadian, Iyan membonceng orang tuanya dan diduga sedang dalam perjalanan menuju rumah mereka.
Benturan tersebut membuat kedua korban mengalami kondisi serius. Orang tua Iyan meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan Iyan sempat dibawa menuju RSUD Jampangkulon. Namun, nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan.
Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut. Polisi menerima laporan kejadian sekitar pukul 08.00 WIB.
“Tadi pagi sekitar jam 8 dilaporkan ada laka tunggal. Korban tersungkur dan berboncengan. Yang satu meninggal dunia di tempat, dan yang satu lagi mau dibawa ke RS Jampangkulon namun meninggal dunia dalam perjalanan,” ujar Deni.
Sejumlah barang pribadi korban ditemukan berserakan di sekitar lokasi kecelakaan. Di antaranya peci, botol air mineral, kacamata, helm, korek, rokok, sandal, serta bercak darah.
Sepeda motor Honda Beat berwarna biru yang digunakan korban juga diketahui tidak menggunakan pelat nomor.
Petugas Polsek Ciemas kemudian melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penanganan perkara.
“Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan kepolisian,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan













Komentar