Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ombak Pantai Cimaja kembali menjadi magnet bagi peselancar dari berbagai penjuru dunia. Bukan sekadar arena kompetisi, gelombang pantai di Kecamatan Cikakak itu mulai dipandang sebagai modal penting Sukabumi untuk mengembangkan wisata olahraga berkelas internasional.

Hal tersebut terlihat dalam Cimaja Boardriders Open Pro Surf Competition 2026 yang berlangsung 15–17 Agustus 2026. Ajang ini mempertemukan peselancar lokal, nasional hingga mancanegara di tengah momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156.

Wakil Bupati Sukabumi H Andreas menilai kedatangan peselancar dari berbagai negara menjadi peluang yang jauh lebih besar daripada sekadar persaingan di atas papan selancar.

Menurutnya, setiap atlet yang datang ke Cimaja berpotensi membawa cerita tentang Sukabumi ketika kembali ke negaranya.

“Pantai Cimaja ini menjadi destinasi wisata kelas dunia. Mudah-mudahan wisata di Kabupaten Sukabumi terus semakin maju dan berkembang,” kata Andreas, Sabtu (15/8/2026).

Cimaja memiliki satu modal yang tidak bisa dibuat secara instan, yakni karakter ombaknya. Kondisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi peselancar dan membuat kawasan ini memiliki peluang kuat dikembangkan sebagai destinasi surfing tourism.

Karena itu, Andreas berharap kedatangan atlet mancanegara tidak berhenti selama kompetisi berlangsung.

Ia mendorong adanya jejaring yang membuat para peselancar kembali ke Sukabumi, baik untuk berwisata, mengikuti kompetisi maupun membawa komunitasnya.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi tour of duty ataupun sponsorship supaya mereka bisa mendatangkan lagi teman-temannya dari luar,” ujarnya.

Ketua Panitia Cimaja Boardriders Open Pro Surf Competition 2026, Imanuel Hakim, menyebut kompetisi tahun ini diikuti peselancar dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus sejumlah negara.

Peserta mancanegara datang dari Jepang, Australia, Amerika Serikat, Jerman, Austria, Meksiko, Spanyol, Inggris, Taiwan, Uruguay, Prancis hingga Selandia Baru.

“Mereka turun dalam lima divisi, yakni Open Pro, Master Expatriate, Longboard, U-16 dan Women,” ucap Imanuel.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Diduga Bakar Sampah, Api Membesar di Belakang Pabrik Saos Cibadak
MBG, Kopdes hingga Swasembada Jadi Sorotan, Sukabumi Sambut Pesan Prabowo
Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi
Kasepuhan Ciptamulya Temui Sufmi Dasco, 9 Hektare Diproyeksikan Calon Kampung Adat Baru
15 Warga Sukabumi Tertahan di Kalimantan, Kolaborasi DPRD, Kapolres dan Bagong Mogok Buka Jalan Pulang
Konferprov PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Lawan Hoaks di Era Digital
Ribuan Label Cukai Ditemukan, Polisi Dalami Dugaan Miras Oplosan Berselimut Segel Baru
Dituntut Taat Pajak, Layanan Samsat Kini Dinilai Lebih Mudah, Warga Keluhkan Antrean Panjang

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Diduga Bakar Sampah, Api Membesar di Belakang Pabrik Saos Cibadak

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:03 WIB

MBG, Kopdes hingga Swasembada Jadi Sorotan, Sukabumi Sambut Pesan Prabowo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Temui Sufmi Dasco, 9 Hektare Diproyeksikan Calon Kampung Adat Baru

Berita Terbaru