JURNALSUKABUMI.COM – Wajah Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, kini tampak semakin megah dan tertata. Mulai dari bagian depan hingga ruangan demi ruangan, terlihat rapi, bersih, dan nyaman dipandang. Kondisi tersebut pun menuai apresiasi dari berbagai lapisan masyarakat.
Namun, di balik keindahan dan kemegahan kantor desa tersebut, tersimpan sebuah kisah tentang ketulusan seorang pemimpin.
Biaya untuk mempercantik dan menyempurnakan penampilan Desa Pawenang ternyata disebut bersumber dari dana pribadi Kepala Desa Pawenang, Hilman Nurhakim, atau yang akrab disapa Aa Iing.
Dana tersebut bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) maupun bantuan dari pihak lain, melainkan dari harta pribadi sang kepala desa. Langkah itu dilakukan semata-mata untuk menciptakan suasana pelayanan pemerintahan desa yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Sikap tersebut pun memancing kekaguman dari sejumlah pihak. Di tengah keterbatasan anggaran pembangunan yang terkadang menjadi salah satu kendala dalam merealisasikan berbagai program, Kepala Desa Pawenang memilih mengambil langkah dengan menggunakan dana pribadinya.
Ia rela mengeluarkan biaya untuk memperindah lingkungan kantor desa tanpa mengharapkan imbalan maupun pamrih.
“Ini bukan soal berapa besar yang dikeluarkan, melainkan soal niat dan ketulusan. Saya ingin melihat masyarakat nyaman ketika datang ke kantor desa dan terlayani dengan baik oleh pemerintah desa,” ungkap Hilman Nurhakim saat dihubungi jurnalsukabumi.com, Senin (10/8/2026).
Bagi masyarakat, apa yang dilakukan Kepala Desa Pawenang bukan sekadar persoalan mempercantik bangunan. Sikap tersebut dinilai mencerminkan kepedulian seorang pemimpin terhadap kenyamanan masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan.
Langkah tersebut juga menjadi contoh bahwa perhatian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk menciptakan lingkungan pelayanan publik yang bersih, rapi, dan nyaman.
Kini, Desa Pawenang tampil semakin megah dan elok. Setiap sudut yang tertata rapi menjadi bagian dari wajah baru pelayanan pemerintahan desa.
Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan











