Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kasus dugaan pencabulan yang menyeret seorang guru ngaji di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, memasuki babak baru. Setelah rumah terduga pelaku sempat digeruduk warga dan videonya viral di media sosial, keluarga korban akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan perkara tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi, Sabtu (1/8/2026) malam.

Laporan itu menjadi langkah resmi keluarga agar dugaan tindak pidana terhadap seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Paman korban yang berinisial S mengatakan, keputusan melapor diambil agar kasus tersebut ditangani secara profesional oleh aparat kepolisian.

“Kami sudah melakukan pelaporan untuk meminta kasus yang sudah beredar ini ditindaklanjuti. Alhamdulillah, laporan kami langsung ditanggapi oleh pihak kepolisian, terutama Polres Sukabumi,” ujarnya, Minggu (2/8/2026).

Meski demikian, S enggan menguraikan kronologi dugaan peristiwa secara rinci karena proses penyelidikan kini telah berjalan. Ia memilih menyerahkan seluruh fakta kepada penyidik.

Menurutnya, kurangnya pengawasan terhadap anak diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan dugaan peristiwa tersebut bisa terjadi.

“Mungkin salah satunya karena kurangnya kontrol dari keluarga atau orang tua. Karena ada kebebasan, akhirnya terjadi hal-hal yang memang tidak diinginkan,” katanya.

Hingga saat ini, keluarga mengaku baru mengetahui satu orang korban. Mereka tidak ingin berspekulasi mengenai kemungkinan adanya korban lain dan menyerahkan sepenuhnya kepada hasil penyelidikan kepolisian.

“Untuk sementara yang saya tahu hanya satu. Kalau nanti ada korban lain, biarlah proses penyelidikan yang mengungkapnya,” ucapnya.

S juga mengaku mendapat informasi bahwa terduga pelaku telah diamankan aparat kepolisian. Namun, ia belum dapat memastikan informasi tersebut karena masih menunggu keterangan resmi dari penyidik.

“Yang saya dengar, pelaku sudah diamankan dan sedang dalam perjalanan menuju kantor polisi. Itu saja yang saya ketahui,” ungkapnya.

Keluarga berharap perkara tersebut diproses secara transparan sesuai peraturan perundang-undangan sehingga memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

“Harapan saya, tindak sesuai undang-undang dan prosedur hukum yang berlaku. Kejadian seperti ini tidak boleh terjadi lagi. Mudah-mudahan ini menjadi yang terakhir di Desa Cihaur dan tidak terulang kembali,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku berinisial A, sekitar 40 tahun. Ia merupakan warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai petani sekaligus mengajar mengaji di rumahnya.

Sebelumnya, rumah terduga pelaku sempat didatangi dan digeruduk warga setelah dugaan kasus tersebut mencuat. Video kerumunan massa itu kemudian beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:58 WIB

Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

PERISTIWA

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi

Sabtu, 1 Agu 2026 - 13:37 WIB