Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kebakaran hebat yang melanda sebuah rumah panggung di Kampung Babakan Bandung, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/7/2026) malam, berujung duka mendalam. Tiga anak yang tengah tertidur di dalam rumah tidak sempat menyelamatkan diri dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Rumah berukuran sekitar 6 x 9 meter yang sebagian besar berbahan bilik bambu itu dilalap api hingga rata dengan tanah.

Kapolsek Nyalindung IPTU Muhamad Yanuar Fajar mengatakan, ketiga korban yang meninggal dunia merupakan kakak beradik.

Korban masing-masing adalah Alzenar Malik Seputro (10), pelajar kelas 4 SDN Wangunreja, Sakha Asadel Seputro (5), pelajar PAUD, serta Shakila Almahira Quenza (4), yang belum bersekolah. Berdasarkan pemeriksaan tenaga kesehatan, ketiganya mengalami luka bakar derajat tiga hingga 100 persen.

“Ketiga korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia akibat luka bakar derajat tiga,” ujarnya, Jumat (24/7/2026) .

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga bermula saat listrik di rumah padam. Sekitar pukul 18.00 WIB, kakak korban, Nicky Oktaviany Seputro, menyalakan lilin sebagai penerangan dan meletakkannya di atas televisi menggunakan alas piring plastik.

Setelah itu, Nicky bersama nenek korban, Nia Kurniasih, serta ketiga anak tersebut beristirahat di kamar depan.

Sekitar satu setengah jam kemudian, Nicky terbangun karena merasakan hawa panas. Saat keluar kamar, ia mendapati ruang tamu sudah dipenuhi kobaran api.

Atas arahan neneknya, Nicky segera berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan warga. Sementara Nia Kurniasih sempat berusaha memadamkan api menggunakan air yang diambil dari kamar mandi. Namun api dengan cepat membesar dan menghanguskan hampir seluruh bangunan.

Nenek korban bahkan sempat berupaya kembali masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan cucu-cucunya. Namun warga yang berada di lokasi melarang karena kobaran api sudah terlalu besar dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan.

Warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya hingga mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan pendinginan agar api tidak merembet ke bangunan permanen di bagian dapur dan kamar mandi.

Selain tiga korban meninggal dunia, Nia Kurniasih mengalami luka bakar ringan pada telapak kaki kiri. Sementara Nicky Oktaviany mengalami luka bakar ringan pada lengan kiri.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

“Usai menerima laporan, personel Polsek Nyalindung langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, memasang garis polisi, mengevakuasi korban, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan P2BK Kecamatan Nyalindung, petugas pemadam kebakaran, dan tenaga kesehatan,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Berita Terbaru