Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dua kios terdiri dari warung kelontong dan rumah makan terbakar di Kampung/ Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/7/2026).

Peristiwa itu terjadi diduga akibat dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting listrik yang kemudian menyambar stok bahan bakar minyak eceran.

‎Berdasarkan laporan yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 09.36 WIB. Mendapat laporan peristiwa itu Damkar Posko IV Parungkuda langsung menerjunkan dua menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 09.40 WIB. Saat itu kobaran api dengan cepat membesar karena menyambar barang dagangan yang mudah terbakar.

Akibat kejadian itu, satu penghuni kios bernama Wawan (38), mengalami luka bakar saat berupaya menyelamatkan barang-barang miliknya. Sementara istrinya bernama Eli , selamat tanpa luka fisik.

‎”Percikan api diduga dari arus pendek instalasi listrik, kemudian menyambar stok bensin eceran yang ada di kios sehingga kobaran api makin membesar dengan cepat,” ujar Acep Fatah, Danton Pos Damkar Parungkuda.

‎Meski sumber air cukup jauh, tim pemadam kebakaran Pos Damkar Parungkuda berhasil memadamkan api selama 31 menit hingga berhasil padam sepenuhnya.

‎”Akibat kejadian tersebut bangunan Rumah Makan dan toko kelontong ludes terbakar, sementara nilai kerugian materi belum diketahui pasti,” jelasnya.

‎Masih kata Acep, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang menghanguskan dua kios tersebut, sementara korban luka bakar Wawan dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan medis.

‎”Untuk tidak terulang kejadian serupa, kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha, serta menjauhkan bahan mudah terbakar,” tandasnya.

‎Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:46 WIB

Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:53 WIB

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Berita Terbaru

HEADLINE

Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Kamis, 23 Jul 2026 - 15:46 WIB