RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kabar baik datang bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi, khususnya pasien penyakit jantung. RSUD Sekarwangi Cibadak kini resmi memiliki layanan Catheterization Laboratory (Cath Lab), fasilitas medis canggih yang memungkinkan penanganan penyakit jantung dilakukan lebih cepat tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

Hadirnya Cath Lab menjadi langkah penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi. Sebab, pasien yang mengalami penyumbatan pembuluh darah jantung atau serangan jantung membutuhkan penanganan secepat mungkin untuk memperbesar peluang keselamatan.

Direktur RSUD Sekarwangi, dr. Asep Suherman, mengatakan keberadaan Cath Lab merupakan kabar baik yang telah lama dinantikan masyarakat. Fasilitas tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui program penguatan layanan kesehatan.

“Alhamdulillah ada kabar baik untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi. Sekarang di RSUD Sekarwangi tersedia layanan yang sangat canggih yaitu Cath Lab. Kini pelayanan jantung bisa dilakukan dengan cepat dan tepat tanpa harus dirujuk ke luar kota lagi,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Menurut dr. Asep, selama ini banyak pasien jantung harus menjalani rujukan ke rumah sakit di kota lain untuk mendapatkan tindakan kateterisasi. Kondisi tersebut kerap membuat waktu penanganan menjadi lebih lama, sekaligus menambah beban biaya maupun psikologis keluarga pasien.

Dengan hadirnya Cath Lab di RSUD Sekarwangi, masyarakat kini memiliki akses yang lebih dekat terhadap layanan jantung intervensi.

“Kami berharap layanan Cath Lab ini menjadi komitmen kami dalam meningkatkan harapan hidup pasien jantung sekaligus mengurangi beban moral dan materi yang selama ini ditanggung keluarga pasien,” katanya.

Sementara itu, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Kardio Intervensi RSUD Sekarwangi, dr. Sanggam Sinambela, menjelaskan alat Cath Lab Azurion 5 telah selesai menjalani proses full commissioning sehingga siap digunakan untuk pelayanan medis.

Menurutnya, alat tersebut sangat penting dalam menangani pasien penyakit jantung koroner, terutama mereka yang mengalami penyempitan pembuluh darah maupun serangan jantung yang membutuhkan tindakan segera.

“Alat ini sangat berguna untuk menolong pasien-pasien penyakit jantung koroner, terlebih khusus bagi pasien yang mengalami serangan jantung,” jelasnya.

Ia menambahkan, kehadiran Cath Lab akan mempercepat proses diagnosis sekaligus tindakan medis sehingga peluang keselamatan pasien menjadi lebih besar.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Kardiovaskular dan Intervensi Jantung RSUD Sekarwangi, dr. Ali Sakti mengaku bersyukur RSUD Sekarwangi memperoleh hibah alat kesehatan tersebut.

“Fasilitas itu akan memperkuat layanan kesehatan jantung di Sukabumi sehingga masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan tindakan kateterisasi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut
Bertaruh Nyawa di Laut, GISLI Bangun Kesadaran Keselamatan Nelayan Sukabumi
Hari Pertama Masuk Sekolah, Dapur MBG di Sukabumi Kembali Beroperasi Penuh Siapkan Menu Bergizi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:46 WIB

Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit

Berita Terbaru