JURNALSUKABUMI.COM – Sekilas bangunan ini tampak seperti bangunan biasa. Kondisi bagian depannya terlihat kusam dan kurang terawat, sehingga tak banyak yang menyangka bahwa bangunan tersebut merupakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur pusat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melayani ribuan penerima manfaat.
Berdasarkan pantauan Jurnal Sukabumi di Jalan Alternatif Nagrak, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/7/2026), tampilan luar bangunan masih jauh dari kesan fasilitas pengolahan makanan.
Area parkir berlapis kerikil tampak tidak rata dan berdebu. Pagar pembatas terlihat kusam dengan rumput liar yang tumbuh di sejumlah titik. Cat dinding mulai memudar, sementara pada bagian atas bangunan tampak tumbuhan liar. Penataan area luar juga dinilai belum tertata rapi.
Kondisi tersebut membuat sejumlah warga yang melintas mengaku terkejut setelah mengetahui fungsi bangunan tersebut.
“Kami kira ini bangunan gudang biasa. Siapa sangka di sini tempat memasak makanan untuk anak sekolah. Harusnya tempat seperti ini tampak bersih dan layak dipandang, seperti dapur MBG lainnya. Biasanya dari arah depan bersih, banyak logo BGN, dan identik dengan warna biru langit,” ujar seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG setempat, Deden, mengakui kondisi fisik bagian luar bangunan memang belum maksimal. Menurutnya, usulan perbaikan telah disampaikan kepada pihak yayasan dan akan dilakukan secara bertahap.
“Ini bertahap karena terkendala anggaran, tapi sudah diajukan ke pihak yayasan,” katanya singkat.
Warga berharap pembenahan segera dilakukan agar tampilan fasilitas lebih representatif. Selain berfungsi sebagai pusat pengolahan makanan bergizi, dapur MBG juga diharapkan mencerminkan standar kebersihan dan kenyamanan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan











