JURNALSUKABUMI.COM – Upaya memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukabumi Bantargadung Bojonggaling 2 Yayasan Antasena Bangun Bersama. Melalui sinergi bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dan pemerintah, pelaksanaan program diharapkan semakin tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Camat Bantargadung, Syarifuddin Rahmat. Menurutnya, kolaborasi yang dibangun SPPG bersama pemerintah desa, kepolisian, dan TNI merupakan bentuk komitmen nyata dalam mengawal keberhasilan salah satu program strategis nasional.
“Kolaborasi ini merupakan langkah yang sangat positif. Program Makan Bergizi Gratis membutuhkan dukungan seluruh unsur agar pelaksanaannya berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Syarifuddin saat dihubungi jurnalsukabumi.com, Senin (6/7/2026).
Ia menegaskan, Pemerintah Kecamatan Bantargadung siap mendukung pelaksanaan Program MBG, termasuk memperkuat koordinasi, pembinaan, dan pengawasan bersama seluruh pemangku kepentingan.
“Semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor harus terus dijaga. Dengan kerja sama yang baik, kami optimistis Program MBG dapat berjalan semakin optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat,” tambahnya.
Sebelumnya, Kepala SPPG Sukabumi Bantargadung Bojonggaling 2, Dede Hermawan atau yang akrab disapa Kang Dewan, melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pembinaan dan pengawasan bersama Kepala Desa Bantargadung, Kapolsek Warungkiara, dan Danramil Warungkiara. Dan kini, kerja sama tersebut juga akan diperluas bersama Pemerintah Kecamatan Bantargadung.
Kang Dewan mengatakan, penandatanganan PKS merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah terjalin sebelumnya sebagai bentuk penegasan peran dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam mendukung pelaksanaan Program MBG.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama yang telah dilaksanakan sebelumnya, sebagai bentuk penegasan dan penguatan peran serta tugas para pihak dalam mendukung pelaksanaan program. Melalui penandatanganan PKS ini, kami berharap pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, Program MBG tidak dapat dijalankan oleh satu pihak saja. Keberhasilannya membutuhkan kolaborasi seluruh elemen melalui pendekatan collaborative governance dan model Pentahelix yang melibatkan pemerintah, aparat keamanan, akademisi, dunia usaha, media, serta masyarakat.
“Program ini bukan hanya tentang menyediakan makanan bergizi, tetapi juga membangun sistem yang kuat, transparan, dan akuntabel. Karena itu, sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar program dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” jelasnya.
Melalui penguatan kerja sama tersebut, SPPG Sukabumi Bantargadung Bojonggaling 2 menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis.
“Dengan dukungan pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang semakin baik sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas,” tutup Kang Dewan.
Redaktur: Ujang Herlan












