Viral! Pisang Lembek dalam Paket MBG Cikidang Tuai Perhatian Publik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, menuai sorotan setelah beredar video yang memperlihatkan kondisi menu makanan yang diterima siswa sekolah dasar.

Perhatian publik pun tertuju pada buah pisang yang tampak lembek dan berubah bentuk di dalam kemasan plastik yang merupakan menu pertanggal 5 Juni 2026 kemarin.

Video berdurasi 0.45 detik itu pun viral di media sosial dan memicu pertanyaan dari sejumlah orang tua mengenai kualitas bahan pangan yang disalurkan dalam program pemerintah tersebut.

Dalam rekaman yang beredar, satu paket menu MBG terlihat berisi telur rebus, roti, dan buah pisang. Meski komposisi menu dinilai sederhana, kondisi pisang yang tampak terlalu matang menjadi fokus utama perbincangan warganet.

Sejumlah orang tua siswa mengaku khawatir apabila kualitas bahan makanan yang diterima anak-anak tidak terjaga selama proses pengemasan maupun distribusi.

“Yang menjadi perhatian kami bukan sekadar jumlah makanan, tetapi mutu dan kesegarannya. Anak-anak harus mendapatkan makanan yang benar-benar layak dan aman dikonsumsi,” ujar Deri Supriatna warga Cikidang kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (6/6/2026).

Belum diketahui secara pasti penyebab kondisi buah tersebut. Beberapa pihak menduga faktor suhu panas selama distribusi atau metode pengemasan dapat mempercepat proses pematangan pisang sehingga teksturnya menjadi lembek saat diterima siswa.

“Pengawasan kualitas harus dilakukan secara ketat mulai dari pemilihan bahan baku, proses penyimpanan, hingga distribusi ke penerima manfaat. Jadi ngasal,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola dapur MBG maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait video yang menjadi perbincangan tersebut.

Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru