JURNALSUKABUMI.COM – Kondisi infrastruktur di Kabupaten Sukabumi kembali menjadi sorotan. Hingga kini, Jembatan Caringin yang menghubungkan Desa Caringin, Kecamatan Gegerbitung, dengan Desa Bencoy, Kecamatan Cireunghas, belum juga mendapatkan perbaikan permanen sejak rusak akibat gempa bumi pada 2018.
Berdasarkan pantauan di lapangan, jembatan sepanjang kurang lebih 80 meter tersebut saat ini hanya ditopang konstruksi darurat berbahan kayu dan bambu. Struktur jembatan terlihat rapuh dan tidak stabil, bahkan bergoyang saat dilintasi warga.
Kondisi ini menimbulkan risiko tinggi bagi masyarakat, terutama pejalan kaki dan pengendara sepeda motor yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Salah seorang warga, Jajang, mengatakan kerentanan jembatan semakin meningkat saat musim hujan. Luapan air Sungai Cimandiri kerap menyebabkan jembatan darurat tersebut terputus dan menghambat akses utama warga.
“Kalau air naik, jembatan sering terputus. Warga terpaksa memutar lewat jalur alternatif sejauh kurang lebih 6 kilometer, padahal biasanya hanya beberapa menit saja,” ujarnya, Minggu (3/5).
Ia menambahkan, Jembatan Caringin merupakan jalur vital yang menunjang aktivitas masyarakat, mulai dari pelajar hingga pelaku usaha lokal.
“Kalau lewat sini harus ekstra hati-hati, apalagi kalau bawa barang,” tambahnya.
Camat Cireunghas, Lan Maulana Yusuf, mengakui jembatan tersebut merupakan akses utama yang digunakan masyarakat dari dua kecamatan. Pihaknya, kata dia, terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan instansi terkait.
“Kami masih melakukan survei dan pelaporan untuk mengidentifikasi kondisi teknis di lapangan serta menentukan langkah penanganan yang tepat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan curah hujan yang tinggi.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyatakan bahwa upaya koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk merealisasikan pembangunan jembatan permanen. Namun, proses tersebut masih terkendala administrasi serta prioritas anggaran pascagempa.
Pemerintah daerah mengklaim bahwa usulan pembangunan Jembatan Caringin telah masuk dalam daftar prioritas infrastruktur, khususnya di wilayah perbatasan kecamatan.
Meski demikian, masyarakat berharap pembangunan segera direalisasikan. Mereka menilai kondisi jembatan yang dibiarkan berlarut-larut sejak 2018 tidak hanya menghambat aktivitas, tetapi juga menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga.
Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan












