JURNALSUKABUMI.COM – Langkah anggota DPR RI Heri Gunawan yang aktif membawa ruang diskusi mengenai peran parlemen ke lingkungan kampus mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah nyata dalam memperkecil jarak antara pembuat kebijakan dan kaum intelektual muda di perguruan tinggi.
Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan
Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Muhammad Senanatha, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Heri Gunawan dalam melakukan edukasi politik di tingkat akar rumput intelektual. Ia menilai kehadiran legislator di kampus merupakan bagian penting dari pembangunan demokrasi yang sehat.
“Langkah anggota DPR RI, Bapak Heri Gunawan menghadirkan diskusi peran DPR di kampus patut diapresiasi karena memperkuat literasi politik mahasiswa. Kegiatan ini tidak hanya membuka wawasan tetapi juga mendorong mahasiswa berpikir kritis, objektif, dan berbasis data dalam memahami kebijakan publik serta dinamika kebangsaan,” ujar Muhammad Senanatha.
Senanatha menekankan bahwa di tengah derasnya arus informasi, mahasiswa memerlukan kompas yang jelas untuk memahami mekanisme kerja negara. Melalui diskusi langsung seperti ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi, melainkan aktor yang mampu membedah setiap kebijakan dengan logika yang sehat.
Lebih lanjut, ia melihat bahwa keterlibatan aktif legislator di dalam kampus membantu mahasiswa membedah kompleksitas persoalan negara dengan lebih jernih. Hal ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka dan solutif terhadap isu-isu kerakyatan.
Dengan literasi politik yang baik, mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kritik konstruktif bagi pembangunan bangsa ke depan.
Kepedulian Ketua DPP Partai Gerindra sekaligus Penasihat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya terhadap dunia pendidikan teranyar juga dibuktikan saat ia hadir sebagai dosen praktisi di Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI).
Dalam kuliah pakar yang diselenggarakan Program Studi Administrasi Publik tersebut, legislator tiga periode ini memberikan materi mendalam mengenai implementasi Trias Politika dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Di hadapan ratusan mahasiswa, Hergun membedah mekanisme pengawasan legislatif melalui pembagian tugas di 11 komisi DPR RI. Ia menjelaskan secara detail bagaimana fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan dijalankan agar kebijakan pemerintah tetap sesuai dengan regulasi dan aspirasi rakyat.
Secara khusus, ia juga memaparkan peran strategis Komisi II yang fokus pada reformasi birokrasi, otonomi daerah, serta perbaikan sistem administrasi pertanahan dan kependudukan demi terciptanya akuntabilitas publik.
Redaktur: Ujang Herlan












