JURNALSUKABUMI.COM – Kontraktor pelaksana proyek rehabilitasi Jalan Gudang, Kota Sukabumi, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pelaku usaha yang terdampak pengerjaan proyek tersebut. Permintaan maaf ini disampaikan menyusul keluhan sejumlah pemilik toko yang mengaku mengalami penurunan omzet akibat akses jalan yang terganggu.
Pelaksana Lapangan CV Rangga Buana, Ade Nenda, mengatakan pihaknya menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait dampak proyek yang sedang berlangsung.
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas dampak perbaikan Jalan Gudang ini, terutama kepada pemilik toko yang merasa terganggu,” ujarnya, Kamis (23/4).
Ia mengakui, proses pengerjaan proyek memang menimbulkan ketidaknyamanan, khususnya bagi pelaku usaha di sepanjang ruas jalan tersebut. Meski demikian, ia menegaskan bahwa proyek rehabilitasi dilakukan untuk kepentingan umum guna meningkatkan kualitas dan kenyamanan akses lalu lintas di kawasan tersebut.
“Kami memahami adanya penurunan omzet dan aktivitas usaha yang terganggu. Namun, ini demi kepentingan bersama agar ke depan akses jalan menjadi lebih baik,” jelasnya.
Sebagai bentuk respons atas keluhan yang muncul, pihak kontraktor berkomitmen untuk mempercepat proses pengerjaan proyek. Selain itu, mereka juga membuka ruang komunikasi bagi para pelaku usaha yang membutuhkan akses sementara ke lokasi usahanya.
“Jika memang membutuhkan akses, silakan berkoordinasi dengan kami. Kami bisa memberikan jeda atau membuka sementara sebelum pembongkaran. Kemungkinan sebelumnya terjadi miskomunikasi,” tambahnya.
Pihak kontraktor juga berharap masyarakat dapat memberikan dukungan dan bersabar selama proses pengerjaan berlangsung, sembari memastikan komunikasi antara pelaksana proyek dan warga terus ditingkatkan guna meminimalkan dampak yang terjadi.
Reporter: Rizqi Taufiq | Redaktur: Ujang Herlan












