Dapur MBG di Sukabumi Hadapi “Bom Waktu” Limbah, DLH Minta Pengelola Serius Jaga Lingkungan

Kamis, 23 April 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan cita-cita besar untuk membangun generasi masa depan yang tangguh.

Namun, di balik kuali raksasa dan kepulan asap dapur komunal Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sukabumi, terdapat “bom waktu” yang tak boleh diabaikan: limbah.

Menyadari risiko tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, mengambil langkah tegas.

Melalui Surat Edaran Nomor: 600.4.17/1111/KPHL/2026, ia menginstruksikan seluruh pengelola SPPG agar tidak “main-main” dalam pengelolaan lingkungan.

Bagi Nunung, program nasional yang mulia ini tidak boleh meninggalkan jejak kerusakan ekologis di daerah.

Inti dari instruksi tersebut adalah kewajiban setiap SPPG untuk memiliki dan menjalankan Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL).

Namun, Nunung menegaskan bahwa dokumen yang diterbitkan melalui sistem OSS itu bukan sekadar syarat administratif yang disimpan di laci.

“SPPL bukan sekadar dokumen administratif di atas kertas, melainkan instrumen kendali operasional. Kami menuntut realisasi konkret di lapangan atas setiap poin kesanggupan yang telah ditandatangani,” tegas Nunung, Kamis (23/4/2026).

Dapur berskala besar seperti SPPG bukanlah dapur rumah tangga biasa. Aktivitasnya menghasilkan beban organik tinggi pada air limbah serta volume sampah yang besar.

Tanpa teknologi pengolahan yang tepat, sisa produksi makanan berpotensi mencemari air dan tanah di lingkungan sekitar.

Nunung juga menyoroti adanya kontradiksi jika aspek lingkungan diabaikan.

“Kita sedang menjalankan program pemenuhan gizi untuk kesehatan generasi mendatang. Sangat kontradiktif jika di satu sisi kita memberi gizi, namun di sisi lain operasionalnya justru mencemari air dan lingkungan masyarakat akibat pengelolaan limbah yang asal-asalan,” ujarnya lugas.

Sebagai langkah konkret, pihaknya merujuk pada standar baku mutu terbaru dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 2760 Tahun 2025 serta PP Nomor 22 Tahun 2021.

Pemantauan berkala juga akan dilakukan untuk memastikan setiap dapur SPPG mematuhi aturan yang berlaku.

Nunung berharap para pengelola segera melakukan audit internal terhadap sistem pengolahan limbah mereka. Teknologi yang digunakan harus sesuai dengan standar pemerintah pusat demi menjaga sanitasi lingkungan tetap sehat.

Bagi pemerintah daerah, integritas pelayanan publik tidak hanya diukur dari apa yang tersaji di atas piring, tetapi juga dari bagaimana ekosistem dijaga.

“Kedisiplinan terhadap ekosistem adalah bagian dari integritas pelayanan publik,” pungkas Nunung.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Sinergi Bangun Daerah, SMSI Sukabumi Raya Audiensi dengan Diskominfosan Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Tekankan Disiplin ASN dan Optimalisasi PAD dalam Rapat Dinas April 2026
DPPKB Klaim Program Bangga Kencana Mampu Tingkatkan Kualitas Keluarga
Hari Kartini: Kang Budi Azhar Ajak Perempuan Sukabumi Terus Berinovasi
Proyek Jalan Baros–Sagaranten Disorot, Bina Marga Jabar Tegaskan Masih Tahap Pengerjaan
Momentum Hari Kartini, Hergun: Emansipasi Adalah Pilar Kesejahteraan Keluarga
RSUD Sekarwangi Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Lewat Kolaborasi Antar Rumah Sakit
Ketua SMSI Sukabumi Raya Kecam Dugaan Intimidasi Kurir oleh Oknum Mengaku Wartawan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:58 WIB

Sinergi Bangun Daerah, SMSI Sukabumi Raya Audiensi dengan Diskominfosan Kabupaten Sukabumi

Kamis, 23 April 2026 - 10:02 WIB

Dapur MBG di Sukabumi Hadapi “Bom Waktu” Limbah, DLH Minta Pengelola Serius Jaga Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 11:46 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Disiplin ASN dan Optimalisasi PAD dalam Rapat Dinas April 2026

Selasa, 21 April 2026 - 21:54 WIB

DPPKB Klaim Program Bangga Kencana Mampu Tingkatkan Kualitas Keluarga

Selasa, 21 April 2026 - 18:28 WIB

Hari Kartini: Kang Budi Azhar Ajak Perempuan Sukabumi Terus Berinovasi

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777