JURNALSUKABUMI.COM – Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, menyoroti sejumlah persoalan strategis dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Isu yang disampaikan mencakup pembangunan infrastruktur, kemiskinan, kesejahteraan sosial, hingga pengangguran.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menekankan pentingnya komitmen pemerintah daerah, khususnya Wali Kota Sukabumi, untuk memastikan pembangunan infrastruktur dilakukan secara merata di seluruh wilayah.
“Maka kita memastikan di tahun 2027 pembangunan infrastruktur harus terkonektivitas ke setiap wilayah,” ujar Wawan kepada awak media, Rabu (8/4).
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya diukur dari berdirinya gedung-gedung tinggi. Lebih dari itu, pembangunan harus benar-benar dirasakan hingga ke tingkat masyarakat paling bawah, termasuk di gang-gang kecil.
“Intinya pembangunan infrastruktur harus merata dan dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Sukabumi,” tegasnya.
Wawan juga menyoroti kondisi Kota Sukabumi yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama terkait angka kemiskinan dan pengangguran yang dinilai masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi.
“Tentu kita disorot oleh provinsi soal kemiskinan dan pengangguran. Maka sudah saatnya legislatif dan eksekutif harus sejalan,” jelasnya.
Ia menambahkan, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah menjadi kunci agar program pembangunan dapat berjalan optimal. Tanpa kolaborasi yang baik, menurutnya, upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat akan sulit tercapai.
“Kalau legislatif dan eksekutif tidak akur, pembangunan tidak akan berjalan dengan baik. Dengan semangat kolaborasi, pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan sosial diharapkan bisa terwujud,” pungkasnya.
Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan












