Hujan Deras, Dua Kelurahan di Kota Sukabumi Diterjang Longsor

Minggu, 31 Mei 2020 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Akibat hujan deras yang mengguyur sejak tadi siang, mengakibatkan longsor menggerus bangunan rumah warga dan dinding sekolah didua kelurahan Kota Sukabumi, Minggu (30/05/2020).

Hal itu dibenarkan Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi Julkaranain Brahami, kejadian pertama terjadi longsor tanah yang mengakibatkan benteng dinding pagar SDN Kopeng I ambruk dengan ketinggian sekitar empat meter di Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

“Robohnya ini karena tergerus air dan juga lantaran tanah labil sehingga menumpahkan material dinding ke jalan. Namun tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Zulkarnain kepada Jurnalsukabumi.com

Lanjut Zulkarnain, peristiwa kedua terjadi di jalan Merbabu RT 05/04 tepatnya di belakang Puskesmas Tanjung Sari, Kelurahan Karang tengah, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi. Talud penahan tanah longsor dan menimpa ruangan kamar rumah warga sekitar pukul 18.30 WIB.

“Peristiwa ini selain dipicu oleh hujan yang intensitasnya lama juga karena rumahnya yang terindikasi telah lapuk sehingga rentan rusak tergerus material,” ujarnya.

Ia menambahkan, beruntung dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan Korban jiwa, namun untuk kerugian ditaksir mencapai puluhan juta.

“Ditaksir kerusakan dan kerugian mencapai Rp 10.500.000. Beruntung saat kejadian semua penghuni di dalam bisa terselamatkan dan langsung dievskuasi ke rumah sebelah oleh aparat gabungan dari BPBD, Koramil serta Polsek dan masyarakat setempat,” tandasnya.

Reporter: Riki Rahardian II Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dua Pemotor Kecelakaan di Parungkuda, Satu Tewas Terlindas Truk 
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar
Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:34 WIB

Dua Pemotor Kecelakaan di Parungkuda, Satu Tewas Terlindas Truk 

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:53 WIB

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Berita Terbaru