Hilal Tidak Terlihat di POB Cibeas Sukabumi, Keputusan 1 Syawal Tunggu Sidang Isbat

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hasil pemantauan hilal awal bulan Syawal 1447 Hijriah di Pos Observasi Bulan (POB) Cibeas, Kabupaten Sukabumi, dipastikan tidak menunjukkan adanya penampakan hilal.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Hakim Pengadilan Agama Cibadak, Erik Sumarna, yang memimpin penetapan hasil rukyatul hilal di lokasi.

Dalam keterangannya, Erik menyebutkan bahwa proses pengamatan telah dilakukan sesuai prosedur, melibatkan berbagai unsur tim rukyat dari Kementerian Agama, Dewan Hisab Rukyat (DHR), hingga organisasi keagamaan.

“Rukyatul hilal telah dilaksanakan setelah matahari terbenam, namun berdasarkan hasil pengamatan di POB Cibeas, hilal tidak terlihat,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Pengamatan dilakukan pada titik koordinat markaz -7 derajat 4 menit 26,2 detik Lintang Selatan dan 106 derajat 31 menit 52 detik Bujur Timur, dimulai pukul 18.06 WIB. Meski kondisi cuaca dan teknis pengamatan telah diperhitungkan, hilal tetap tidak dapat terdeteksi secara visual.

Lebih lanjut, Erik menjelaskan bahwa hasil rukyat tersebut telah dituangkan dalam berita acara resmi dan langsung dilaporkan ke Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penentuan awal Idulfitri 1447 Hijriah.

“Penetapan 1 Syawal tetap menunggu keputusan Menteri Agama melalui sidang isbat. Hasil dari Sukabumi menjadi salah satu bagian dari laporan nasional,” jelasnya.

Secara perhitungan astronomi, 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Namun demikian, Erik menegaskan bahwa masyarakat diminta untuk menunggu keputusan resmi pemerintah agar tidak terjadi perbedaan penetapan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan menghormati proses yang tengah berlangsung.

“Yang terpenting adalah kita menunggu keputusan resmi pemerintah dan menjaga kebersamaan dalam menyambut Hari Raya,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Berita Terbaru