Retakan Mengintai di Bantargadung, Warga Hidup dalam Bayang-bayang Pergerakan Tanah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Setiap hujan turun, kecemasan menyelimuti warga Kampung Cijambe RT 005 RW 007, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi. Retakan di dinding rumah bukan lagi garis halus, ia menjelma peringatan. Bencana pergerakan tanah yang terpantau sejak Minggu (22/2/2026) kini meluas, memaksa warga berjaga setiap waktu.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Bantargadung, Sihabudin, menyebut hujan berintensitas sedang hingga lebat selama hampir sepekan membuat tanah jenuh air dan kian labil. “Retakan bertambah dari hari ke hari. Kami pantau terus karena pergerakan susulan masih mungkin terjadi,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).

Bukan hanya bangunan yang terdampak, rutinitas hidup warga pun terputus. Empat keluarga harus meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke sanak saudara terdekat. Di sisi lain, sebuah pondok pesantren di lingkungan tersebut yang dihuni sekitar 20 orang berada dalam pengawasan ketat.

Total 25 bangunan terdampak dalam satu wilayah RT: lima rusak berat, enam rusak sedang, dan 14 rusak ringan. Retakan pada lantai dan dinding menjadi penanda bahwa tinggal lebih lama bisa berisiko.

Koordinasi lintas sektor telah dilakukan P2BK bersama perangkat desa, kecamatan, Koramil, dan Polsek setempat. Fokus utama kini adalah keselamatan jiwa. Warga diminta segera keluar rumah bila retakan melebar atau terdengar suara pergerakan tanah.

“Kami mendorong pengkajian teknis kondisi tanah sesegera mungkin,” kata Sihabudin.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Sampah di Padaasih Cisaat Identik dari SPPG, Ilyas: Kami Tetap Turun Bersihkan!
Cuaca Ekstrem, TPT Irigasi di Kadulawang Sukabumi Ambruk Timpa Rumah Warga
Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi
20 Tahun Tanpa Obat, Pelaku Pembacokan di Gunungguruh Positif Gangguan Jiwa Berat!
Long Weekend, Exit Tol Parungkuda Hingga Simpang Ratu Cibadak Padat Merayap
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Cicantayan, Sekda: Citra Sukabumi Tercoreng
Tragis, Pencari Rumput Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Cijambe

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Senin, 13 April 2026 - 20:58 WIB

Sampah di Padaasih Cisaat Identik dari SPPG, Ilyas: Kami Tetap Turun Bersihkan!

Senin, 13 April 2026 - 20:24 WIB

Cuaca Ekstrem, TPT Irigasi di Kadulawang Sukabumi Ambruk Timpa Rumah Warga

Senin, 13 April 2026 - 17:40 WIB

Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi

Rabu, 8 April 2026 - 13:58 WIB

20 Tahun Tanpa Obat, Pelaku Pembacokan di Gunungguruh Positif Gangguan Jiwa Berat!

Berita Terbaru

HEADLINE

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:39 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777