Bangunan Warung di Gunungpuyuh Ambruk lagi, Para Pedagang Lolos dari Maut

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bangunan warung semi permanen ambruk di Jalan Aminta Azmali, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 15:00 WIB.

Pemilik warung Ananda Novia (29), mengungkapkan bangunan warung terdiri tiga kios yang tanah bagian belakangnya longsor. Saat kejadian para pedagang sedang melakukan aktivitasnya.

“Alhamdulillah semuanya selamat, seluruh pedagang berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa,” ungkap Ananda kepada awak media, Jumat petang.

“Bangunan ini tiba-tiba ambruk, hanya menyisakan bagian depannya saja. Para pedagang sempat mendengar suara seperti retakan,” sambung dia.

Menurut dia, bangunan warung ambruk merupakan yang kali kedua. Pertama terjadi pada Januari 2025. Saat itu tanah bagian belakang tergerus longsor dan mengakibatkan bangunan ambruk.

“Ya ini kejadian ambruk rentetan dari pergerakan tanah yang telah terjadi sejak tahun lalu, dan kembali lagi terjadi sekarang,” ujar Ananda.

Ia menambahkan longsor tersebut bukan hanya merugikan para pedagang dan pemilik bangunan warung, namun juga mengancam ruas Jalan Aminta Azmali. Karena lokasi tanah longsor ini berada di pinggiran ruas jalan.

“Bencana tahun lalu sudah dilaporkan dan mengajukan perbaikan bangunan, namun hingga saat ini belum ada respon yang baik,” pungkas Ananda.

Pascabangunan warung ambruk, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gunungpuyuh meninjau lokasi musibah.

Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru