JURNALSUKABUMI.COM – Bangunan warung semi permanen ambruk di Jalan Aminta Azmali, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 15:00 WIB.
Pemilik warung Ananda Novia (29), mengungkapkan bangunan warung terdiri tiga kios yang tanah bagian belakangnya longsor. Saat kejadian para pedagang sedang melakukan aktivitasnya.
“Alhamdulillah semuanya selamat, seluruh pedagang berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa,” ungkap Ananda kepada awak media, Jumat petang.
“Bangunan ini tiba-tiba ambruk, hanya menyisakan bagian depannya saja. Para pedagang sempat mendengar suara seperti retakan,” sambung dia.
Menurut dia, bangunan warung ambruk merupakan yang kali kedua. Pertama terjadi pada Januari 2025. Saat itu tanah bagian belakang tergerus longsor dan mengakibatkan bangunan ambruk.
“Ya ini kejadian ambruk rentetan dari pergerakan tanah yang telah terjadi sejak tahun lalu, dan kembali lagi terjadi sekarang,” ujar Ananda.
Ia menambahkan longsor tersebut bukan hanya merugikan para pedagang dan pemilik bangunan warung, namun juga mengancam ruas Jalan Aminta Azmali. Karena lokasi tanah longsor ini berada di pinggiran ruas jalan.
“Bencana tahun lalu sudah dilaporkan dan mengajukan perbaikan bangunan, namun hingga saat ini belum ada respon yang baik,” pungkas Ananda.
Pascabangunan warung ambruk, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gunungpuyuh meninjau lokasi musibah.
Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan











