Hujan Deras, Kampung di Cibadak Diterjang Banjir Luapan Sungai Cipamuruyan

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Banjir luapan sungai Cipamuruyan menggenangi permukiman Kampung Panagan RT 03 RW 02 Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 14:00 WIB.

Sebanyak 17 unit rumah dan 1 bangunan Mushala terendam dengan ketinggian air sekitar 30 centimeter. Banjir sungai Cipamuruyan ini selain dipicu cuaca ekstrem juga alirannya tersumbat karena banyak sampah.

Salah seorang warga Ujang (68), mengungkapkan hujan mengguyur dengan intensitas bervariasi beberapa kali. Saat pagi, debit air sungai Cipamuruyan masih kondisi normal.

“Sejak pagi hujan terus berhenti, lalu kembali hujan,” ungkap Ujang dalam keterangan tertulis diterima jurnalsukabumi.com Sabtu malam.

“Pas siang hujan kembali turun dengan intensitas deras hingga sungai Cipamuruyan meluap hingga masuk ke permukiman warga,” sambung dia.

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kesos) Desa Pamuruyan, Andriana, mengatakan banjir luapan sungai Cipamuruyan bukan kali pertama, karena sebelumnya pernah terjadi beberapa kali.

“Hanya saja kali ini luapan banjirnya lebih deras sehingga merendam banyak rumah,” kata Andriana dalam wawancara video diterima jurnalsukabumi.com.

“Sebelumnya kami sudah berusaha mengantisipasi dan mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai karena menyumbat alirannya hingga dapat meluap,” sambung Andriana.

Sementara Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Mawaldi, mengungkapkan banjir di Kampung Panagan sudah surut dan rumah warga yang terendam sudah dibersihkan secara gotong royong warga dan masyarakat.

“Karena banjirnya berulang, perlu pemantauan dan antisipasi banjir susulan bila hujan kembali mengguyur,” kata Waldi sapaan akrab Mawaldi dikonfirmasi jurnalsukabumi.com Sabtu malam.

Sedangkan kebutuhan mendesak untuk upaya pencegahan kembali air limpahan sungai Cipamuruyan masuk ke permukiman, di antaranya bronjong, dan alat penyedot air (alkon). Selain itu sosialisasi kepada masyarakat tidak membuang sampah ke sungai.

Ditambahkan Waldi, penanganan bencana di Desa Pamuruyan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan aparat Desa Pamuruyan, Tagana Cibadak, Forkopimcam Cibadak dan masyarakat setempat.

Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu
Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu
Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir
Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam
DLH Sukabumi Beberkan Fakta Lingkungan, Dua Kecamatan Mulai Krisis Air
Nelayan Sukabumi Tercekik BBM, Dinas Perikanan Soroti Solar Subsidi yang Menyusut
BBM Industri Langka, Nelayan Palabuhanratu Sukabumi Menjerit

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:27 WIB

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 

Senin, 25 Mei 2026 - 10:53 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Senin, 25 Mei 2026 - 00:01 WIB

Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:07 WIB

Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:05 WIB

Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam

Berita Terbaru