Diduga Ayam Tak Layak, Belatung Muncul di Menu MBG PAUD di Palabuhanratu 

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan. Kali ini, temuan belatung hidup di dalam menu ayam MBG yang dibagikan kepada siswa PAUD di Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, memicu kekhawatiran para orang tua.

Peristiwa tersebut terjadi di PAUD yang berada di Desa Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu, pada Jumat (6/2/2026). Temuan itu terekam dalam sebuah video berdurasi 12 detik yang beredar luas di kalangan wali murid.

Dalam video tersebut terlihat potongan ayam yang menjadi menu MBG. Saat dibuka, tampak belatung putih masih hidup dan merayap keluar dari bagian sayap ayam. Tak hanya itu, belatung serupa juga ditemukan di sela tulang ayam, meski berukuran lebih kecil.

Salah seorang wali murid mengaku terkejut dan prihatin dengan kondisi makanan yang seharusnya dikonsumsi anak-anak usia dini.

“Kami sebagai orang tua sangat khawatir. Anak-anak PAUD masih sangat rentan. Program ini tujuannya baik, tapi kalau kualitas makanannya seperti ini tentu membahayakan kesehatan,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).

Ia menilai temuan belatung tersebut diduga berasal dari bahan ayam yang tidak layak atau tidak diolah dengan standar kebersihan yang memadai. Menurutnya, kejadian ini menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap proses penyediaan menu MBG, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pendistribusian ke sekolah.

Para wali murid mendesak pihak terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyedia MBG. Mereka juga meminta adanya pengawasan ketat agar makanan yang dibagikan benar-benar aman dan sesuai standar kesehatan.

“Kami berharap ini jadi perhatian serius. Jangan sampai program yang niatnya untuk menyehatkan anak justru menimbulkan masalah baru,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara MBG maupun instansi terkait mengenai temuan belatung tersebut.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Berita Terbaru