Sekolah Gratis Berkualitas, TK Kuttab Al-Fatih Simpenan Siap Cetak Generasi Tangguh

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – TK Kuttab Al-Fatih Simpenan, yang berada di bawah naungan Yayasan Aljibal Wasyajar Sukabumi, kini hadir dengan wajah baru usai menjalani revitalisasi pada 2025.

Sekolah gratis yang berdiri di Kampung Leuwi Gadog, RT.13, RW.06, Desa Loji, Kecamatan Simpenan ini semakin menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan anak usia dini yang layak, aman, dan berkualitas.

Syukuran peresmian revitalisasi digelar secara sederhana dan membumi, melibatkan anak-anak serta warga sekitar. Berbagai kegiatan edukatif dan hiburan menjadi ruang kebersamaan antara sekolah dan masyarakat. Tawa dan sorak anak-anak mengiringi kegiatan, mencerminkan rasa memiliki terhadap sekolah yang menjadi bagian dari kehidupan kampung.

Kepala Sekolah TK Kuttab Al-Fatih, Anwar Syapei, menjelaskan bahwa revitalisasi sekolah ini merupakan bagian dari program unggulan pemerintah pusat yang menekankan tidak boleh lagi ada sekolah dalam kondisi rusak atau tidak layak.

“Ini sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto bahwa tidak boleh ada sekolah yang ambruk dan tidak layak. Alhamdulillah, sekolah kami mendapat revitalisasi dari APBN berupa satu ruang kelas baru dan toilet ramah anak dan disabilitas, dengan total anggaran sekitar Rp365 juta,” ujar Anwar, Minggu (8/2/2026).

Menurutnya, perbaikan fasilitas bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi upaya menciptakan lingkungan belajar yang benar-benar mendukung tumbuh kembang anak.

“Fasilitas yang baik akan membuat anak-anak belajar dengan tenang dan bahagia. Itu yang kami perjuangkan,” katanya.

Anwar menegaskan, sejak awal berdiri pada Agustus 2024, TK Kuttab Al-Fatih mengusung konsep gratis berkualitas. Sekolah tidak memungut biaya pendidikan, bahkan bangunan sekolah berdiri di atas tanah wakaf dari warga setempat.

“Kami tidak mengambil keuntungan. Sekolah ini murni sosial. Orang tua bebas jika ingin membeli seragam sendiri, kami tidak mewajibkan,” jelasnya.

Uniknya, operasional sekolah juga didukung konsep Sekolah Dibayar Sampah (SADIS). Anak-anak diajak membawa sampah setiap hari, yang kemudian dikelola dan hasilnya digunakan untuk membantu operasional sekolah.

“Selain mendidik, kami ingin menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini,” tambah Anwar.

Keberadaan TK Kuttab Al-Fatih Simpenan disambut positif masyarakat. Lokasinya yang dekat membuat orang tua terbantu, terutama dari sisi akses dan biaya. Ditambah dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah ini kian menjadi pilihan warga.

“Ini kampung tempat saya lahir. Apa yang saya dapatkan di luar, ingin saya kembalikan ke kampung ini. Sekolah ini milik masyarakat, dan kami ingin terus berkolaborasi untuk berbuat baik,” tandas Anwar.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi
Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi
ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI
Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi
Mahasiswa Hukum NPU Raih Bronze Medal di MEC 8 Lombok, Usung Gagasan Ini!
Bikin Bangga! Dua Siswa Terbaik Sukabumi Lolos Paskibraka Jawa Barat 2026
Keren! SMI Team Silat Edan Borong 5 Piala di O2SN Pencak Silat Kecamatan Cicurug 2026
Hergun Jadi Dosen Ratusan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Materinya Apa?

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:34 WIB

Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:41 WIB

Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:42 WIB

ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:13 WIB

Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi

Senin, 18 Mei 2026 - 14:49 WIB

Mahasiswa Hukum NPU Raih Bronze Medal di MEC 8 Lombok, Usung Gagasan Ini!

Berita Terbaru