Distan Gerak Cepat Tangani Banjir di Cisolok, Ratusan Hektare Sawah Petani Terendam

Senin, 27 Oktober 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada akhir pekan kemarin mengakibatkan tanggul di sekitar Kelompok Tani Marga Tani Girang, Desa Karangpapak, jebol. Akibatnya, ratusan hektare lahan pertanian di kawasan tersebut terendam banjir.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, mengungkapkan bahwa dari laporan awal di lapangan, sedikitnya 150 hektare lahan sawah terdampak banjir akibat luapan air dari tanggul yang jebol itu.

“Potensi sawah padi yang terdampak kurang lebih 150 hektare. Penyuluh pertanian saat ini sedang melakukan pendataan lebih lanjut untuk memastikan kondisi dan luas lahan yang benar-benar rusak,” ujar Aep, Senin (27/10/2025).

Aep menjelaskan, banjir tersebut tidak hanya menggenangi areal persawahan, tetapi juga merusak sejumlah fasilitas pendukung pertanian. Aliran air yang deras membawa material lumpur, batu, serta puing bangunan hingga menimbulkan kerusakan parah di sekitar saluran irigasi.

Pantauan di lapangan memperlihatkan kondisi memprihatinkan. Lingkungan sekitar aliran air tampak rusak dan berlumpur. Gundukan tanah cokelat dan batu besar memenuhi area tanggul, sementara puing-puing panel bangunan yang roboh terlihat berserakan. Di beberapa titik, terjadi longsoran tanah yang menutup sebagian saluran air, membuat parit meluap dan airnya berubah menjadi keruh pekat.

Menurut Aep, Dinas Pertanian tengah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk melakukan langkah darurat, termasuk membuka akses aliran air yang tersumbat serta mengevakuasi lumpur dari area sawah.

“Kami fokus dulu pada penanganan cepat agar air bisa segera surut dan lahan petani tidak semakin rusak. Setelah itu baru akan dilakukan evaluasi kerusakan dan upaya pemulihan,” tambahnya.

Distan juga berencana menyiapkan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami berharap petani tetap semangat, dan pemerintah akan hadir membantu mereka memulihkan lahan yang terdampak,” tandas Aep.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi
Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik
Gelar Sosialisasi Pemilih Berkelanjutan di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas
Sampaikan Pesan Bung Karno, Ono Surono: Bangsa yang Kuat Terlahir dari Ibu Hebat
Gelar Sosialisasi ATR/BPN di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Percepatan PTSL dan Reforma Agraria

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB