Asep Rizwan Soroti Masalah Sampah dan PBB di Sukabumi, Komisi I Siap Panggil Kepala Desa

Selasa, 16 September 2025 - 15:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Asep Rizwan Efendi menyerap sejumlah aspirasi masyarakat dari berbagai desa. Warga menyampaikan keluhan mulai dari persoalan lingkungan hingga masalah administrasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai merugikan.

Di Desa Wanajaya, Kecamatan Cisolok, masyarakat menyoroti masalah pengelolaan sampah. Warga menginginkan adanya penyediaan bak sampah untuk memudahkan penanganan dan menjaga kebersihan lingkungan. Selama ini, keterbatasan fasilitas membuat persoalan sampah kerap menumpuk dan menimbulkan keluhan.

Sementara itu, di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, masyarakat mengadukan persoalan serius terkait pungutan PBB. Warga mengaku sudah membayar pajak, namun ketika hendak mengurus kebutuhan administrasi di bank, masih muncul tunggakan SPPT PBB yang belum dilunasi selama bertahun-tahun.

Hal ini diduga akibat ketidakberesan administrasi desa, di mana setoran PBB warga tidak sepenuhnya tersalurkan sebagaimana mestinya.

Menanggapi aduan tersebut, Asep Rizwan Efendi menegaskan pihaknya akan turun tangan.

“Terkait PBB, kebetulan saya merupakan anggota Komisi I yang memang membidangi persoalan ini. Komisi I siap memanggil kepala desa sesuai aduan warga, agar masalah ini jelas dan ada kepastian hukum,” tegas Asep, Selasa (16/9/2025).

Menurutnya, kasus semacam ini tidak boleh dibiarkan karena menyangkut hak masyarakat sebagai wajib pajak. Ia menambahkan bahwa ke depan pengawasan harus lebih diperketat agar tidak ada lagi kasus setoran pajak yang tersendat di tingkat desa.

Selain soal PBB, Asep juga menekankan pentingnya respons cepat pemerintah daerah dalam penyediaan fasilitas kebersihan, seperti bak sampah, agar persoalan lingkungan di desa tidak semakin menumpuk.

“Sebagai anggota DPRD, saya akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, baik terkait urusan lingkungan maupun tata kelola administrasi yang menyangkut kepentingan publik,” tandasnya.

 

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan

Berita Terbaru