JURNALSUKABUMI.COM – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155 tahun ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah rangkaian acara terpaksa ditunda, bahkan ada yang batal dilaksanakan.
Bupati Sukabumi, Asep Japar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas perubahan konsep perayaan tahun ini.
“Jika akhir ini banyak masukan laporan masyarakat terkait adanya penundaan berbagai kegiatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi. Saya atas nama pemerintah kabupaten Sukabumi memohon maaf jika kegiatan hari jadi berbeda dengan tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Menurutnya, keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan situasi dan kondisi terkini yang menuntut pemerintah lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat.
“Tahun ini kami telah mengarahkan kepada kegiatan yang berfokus pada kegiatan sosial yang lebih bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk empati melihat situasi dan kondisi saat ini,” jelas Asep Japar.
Alih-alih pesta seremonial, pemerintah daerah memilih menyalurkan anggaran dan energi ke program-program sosial yang lebih menyentuh masyarakat. Langkah ini dinilai lebih relevan di tengah tantangan yang dihadapi warga, baik dari sisi ekonomi maupun kebutuhan dasar.
Bupati mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga semangat kebersamaan dalam menyambut HJKS ke-155 meskipun dirayakan secara sederhana.
Meskipun sejumlah acara ditiadakan, pemerintah menegaskan esensi HJKS bukanlah kemeriahan semata. Peringatan ini tetap menjadi momentum untuk merefleksi capaian pembangunan sekaligus memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.
“Mari berdoa dalam waktu dekat kegiatan hari jadi dapat kita laksanakan sesuai diharapkan,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












