Distan Sukabumi Tunjukkan Panen Padi Bisa Sukses di Tengah Kota

Rabu, 7 Mei 2025 - 14:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi membuktikan bertani di lahan terbatas yang terletak tepat di belakang kantornya, Rabu (7/5/2025), Distan berhasil memanen padi varietas unggul Inpari 32 tepat di tengah kawasan urban.

Panen perdana ini bukan sekadar kegiatan simbolis, tapi penanda bahwa urban farming atau pertanian kota bukan lagi konsep abstrak. Ini nyata, bisa dilakukan, dan hasilnya memuaskan.

Menurut Kepala Distan Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, urban farming adalah jawaban terhadap keterbatasan lahan di wilayah perkotaan. Tidak perlu hektare-an sawah. Cukup sebidang kecil tanah, kreativitas, dan semangat belajar.

“Urban farming adalah pertanian di ruang sempit pekarangan, lahan kosong, bahkan pot. Kami ingin masyarakat tahu bahwa bertani bisa dilakukan siapa saja, di mana saja,” tegas Tuty.

Padi Inpari 32 yang ditanam dikenal tahan hama dan memiliki produktivitas tinggi. Dengan sentuhan teknologi sederhana dan perawatan intensif, hasil panen di lahan mini ini mampu menyaingi pertanian konvensional.

Distan tidak berhenti pada padi. Lahan urban farming mereka juga ditanami berbagai sayuran seperti tomat, cabai, terong ungu, dan bawang daun. Beberapa sudah dipanen berkali-kali, dan semuanya dikelola langsung oleh tim Distan sebagai bagian dari edukasi publik.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, bahwa pertanian itu keren dan penting. Urban farming juga membuat lingkungan lebih hijau dan sehat,” ujar Tuty.

Panen padi di lahan sempit kantor Distan hanyalah awal. Tuty berharap model ini bisa direplikasi oleh instansi lain, sekolah, komunitas RT/RW, bahkan rumah tangga biasa.

“Pertanian itu bukan hanya milik desa. Di kota pun, kita bisa menanam, memanen, dan mencintai bumi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!

Berita Terbaru