Lewat Sosialisasi GDPK 2025–2029, DPPKB Sukabumi Dorong Kependudukan Berkualitas

Selasa, 20 Mei 2025 - 18:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi menggelar sosialisasi Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) tahun 2025–2029 di Aula PKK Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Jalan Raya Ahmad Yani Nomor 36, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris DPPKB Kabupaten Sukabumi, Hj. Tia Fatimah. Pada momen tersebut, ia menekankan pentingnya penyusunan GDPK sebagai pedoman strategis dalam pembangunan kependudukan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis kolaborasi lintas sektor.

“Sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam menyatukan visi dan langkah seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan pembangunan kependudukan yang terarah, sistematis, dan berkesinambungan,” ujar Hj. Tia pada Selasa (20/05).

Acara ini dihadiri oleh narasumber dari Bapelitbangda Kabupaten Sukabumi serta Tim Penyusun GDPK 2020–2025, dan diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai unsur, antara lain perwakilan Kementerian Agama, SKPD, organisasi profesi, media massa, serta para kepala UPTD DPPKB se-Kabupaten Sukabumi.

Materi yang disampaikan meliputi Kebijakan Peta Jalan dan Rencana Aksi Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Kependudukan dengan Perencanaan Pembangunan Daerah, Gambaran Umum GDPK 2020–2025, serta diskusi dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan fungsi kelembagaan pembangunan kependudukan, meningkatkan sinergitas lintas sektor, mendorong kegiatan yang terintegrasi dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas pelaporan dan kolaborasi dalam pembangunan keluarga yang berkualitas.

“Diharapkan GDPK 2025–2029 dapat menjadi acuan utama dalam merancang kebijakan dan program pembangunan kependudukan yang lebih efektif dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Sukabumi,” pungkasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru