Tuntut Transparansi dan Berantas Maladministrasi, BPN Sukabumi Digeruduk

Jumat, 16 Mei 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan anggota Aliansi Mahasiswa Petani (AMP) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Sukabumi, Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, pada Jumat (16/05/2025).

Massa aksi menyoroti buruknya pelayanan publik di Kantah Kabupaten Sukabumi dan menuding instansi tersebut telah kehilangan integritas serta melakukan praktik maladministrasi yang merugikan masyarakat.

Sempat terjadi ketegangan dan aksi dorong-dorongan antara pengunjuk rasa dengan aparat keamanan dari Polres Sukabumi Kota yang mengakibatkan kerusakan pada pagar gerbang kantor.

Koordinator Aksi, Diki Agustina, dalam orasinya menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap kinerja ATR/BPN.

“Masalah agraria di Indonesia tak pernah selesai. Kantor ATR/BPN seharusnya menjadi ujung tombak penyelesaian konflik tanah, namun justru sering menjadi bagian dari permasalahan itu sendiri,” ujarnya.

AMP menyoroti program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dinilai kerap menimbulkan masalah baru, seperti dugaan pungutan liar, manipulasi data, dan penerbitan sertifikat kepada pihak yang tidak berhak.

Kasus spesifik yang menjadi perhatian AMP adalah dugaan perampasan tanah milik Ir. Adi Warsita Adinegoro di Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, yang diduga dilakukan oleh H. Yuliawan. Menurut Diki, kasus ini bermula dari lima Akta Jual Beli (AJB) tahun 2009 yang kemudian dijadikan dasar pendaftaran tanah melalui program PTSL pada tahun 2019.

“Penerbitan sertifikat melalui PTSL dilakukan dalam waktu singkat, dua hingga tiga bulan saja, tanpa verifikasi mendalam. Hal ini memunculkan banyak penyimpangan administrasi,” ungkap Diki.

Selain itu, AMP juga menyoroti adanya tumpang tindih data dalam Letter C di Desa Girimukti yang menjadi dasar penerbitan AJB. Padahal, Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi sendiri telah mengeluarkan surat resmi tertanggal 11 April 1994 yang menunjukkan data yang berbeda.

Berdasarkan temuan tersebut, AMP menyampaikan enam tuntutan kepada ATR/BPN Kabupaten Sukabumi:

  •  Memproses oknum BPN yang menerbitkan sertifikat atas nama H. Yuliawan karena mengabaikan Surat BPN Nomor 1014/3.02.600/XII/2017.
  •  Menghapus pungutan liar dan menjamin pelayanan sesuai ketentuan resmi berdasarkan Pasal 17 UU Pelayanan Publik.
  •  Membatalkan SK dan peta bidang atas nama H. Yuliawan yang diduga diproses menggunakan dokumen palsu pada tahun 2021.
  •  Segera memproses permohonan pendaftaran peta bidang atas nama Ir. Adi Warsita Adinegoro yang dinilai sah secara hukum.
  •  Melakukan konfrontasi antara H. Yuliawan, Ir. Adi Warsita Adinegoro, dan Kepala Desa (Kades) guna memastikan kepemilikan tanah dengan menghadirkan bukti dan saksi.
  •  Menuntut pertanggungjawaban hukum bagi oknum BPN yang terbukti menyalahgunakan wewenang sesuai Pasal 17 dan 18 UU Administrasi Pemerintahan.

“Reforma agraria sejati hanya dapat terwujud apabila negara benar-benar berpihak kepada rakyat kecil, bukan pada pemilik modal atau oknum yang bermain di balik birokrasi pertanahan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak ATR/BPN Kabupaten Sukabumi terkait tuntutan yang disampaikan oleh Aliansi Mahasiswa Petani.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi
60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor
Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke
Status Jabatan Dicopot, Pelaku Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi Resmi Ditahan 
Dari Balik Semak, Warga Cisolok Temukan Jenazah Perempuan di Bawah Pohon Pisang
Dugaan Pelecehan Siswi PKL, Bupati Sukabumi Siapkan Langkah Disiplin Sesuai Hasil Hukum
APBD Perubahan Sukabumi Disepakati, Tambahan Rp89 Miliar Fokus Program Prioritas 
Terlapor Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL di Sukabumi Digelandang ke Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:49 WIB

Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 13:13 WIB

60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor

Jumat, 18 September 2026 - 12:19 WIB

Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke

Kamis, 17 September 2026 - 17:22 WIB

Status Jabatan Dicopot, Pelaku Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi Resmi Ditahan 

Rabu, 16 September 2026 - 14:03 WIB

Dari Balik Semak, Warga Cisolok Temukan Jenazah Perempuan di Bawah Pohon Pisang

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam