Sampah Menumpuk di Pinggir Jalur Diangkut, DLH Pasang Banner Peringatan

Kamis, 24 April 2025 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi merespons cepat keluhan tumpukan sampah di pinggir Jalan Lingkar Selatan Cibolang, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi yang sempat viral di media sosial.

Tidak menunggu waktu lama, dua mobil armada pengangkut sampah serta sejumlah petugas kebersihan langsung diterjunkan dan melakukan pengangkutan sampah pada Kamis (24/4/2025).

Hal itu merespon aduan warga terkait tumpukan sampah yang dianggap mengganggu kenyamanan lingkungan.

Fahmi Yudi Pratama (33 tahun) pemilik tempat usaha Cafe di dekat lokasi pembuangan sampah liar menceritakan bahwa sampah tersebut sudah ada sejak beberapa tahun kebelakang dan tidak pernah dibersihkan hingga akhirnya menumpuk.

“Pertama si mungkin karena ada beberapa orang yang membuang sampah di sini, akhirnya orang lain pada ikut. Sedangkan ini tuh termasuk kedalam TPS ilegal, jadi mungkin orang-orang pertama liatnya karena ada tumpukan sampah di situ jadi pada ikut buang sampah dan lama kelamaan jadi menumpuk,” ujar Fahmi.

Menurutnya, sampah secara rutin selalu diangkut setiap hari Jumat, namun tidak pernah sampai habis mengingat armada pengangkut disebut hanya mengangkut sampah secukupnya.

“Kemarin-kemarin memang secara rutin tiap hari jumat diangkut, itupun sekaligus armada yang lewat, jadi kayanya kebetulan lewat aja armadanya soalnya hanya ngangkut secukupnya aja,” jelasnya.

Adapun viralnya tumpukan sampah itu, kata Fahmi, setelah dirinya memposting video di akun media sosial instagram pribadinya serta menautkan dinas terkait di dalamnya.

“Mungkin karena kemarin saya sudah mulai kesel sampahnya nggak diangkut-angkut terus saya coba posting di media sosial dan tag beberapa dinas terkait dan besoknya langsung ditanggapi dan langsung diangkut,” ungkapnya.

Saat pengangkutan sampah, Fahmi mengaku disarankan oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan DLH Kabupaten Sukabumi untuk memasang banner larangan membuang sampah di lokasi.

“Tadi dari DLH Provinsi mereka menyarankan ke kita untuk bikin banner larangan buang sampah serta sanksi bagi yang membuang, terus disarankan untuk mencantumkan lokasi TPS resmi karena mungkin banyak yang nggak tahu lokasi TPS resminya dimana,” ucapnya.

“Kalau DLH kabupaten si saranya untuk bikin banner aja dulu dan disarankan untuk koordinasi dengan Rt Rw setempat untuk menghimbau masyarakat sekitar agar tidak buang sampah di sini lagi,” tambah dia.

Mengingat tumpukan sampah yang tepat bersebelahan dengan lokasi usahanya, Fahmi mengaku sering mendapatkan komplain dari beberapa customernya.

“Mungkin karena berdekatan dengan lokasi usaha saya jadi ada beberapa customer yang mengadu soal bau sampah dan emang secara visual kan nggak enak dilihat juga, selain itu jadi ada beberapa lalat yang nyampe ke tempat usaha saya kan itu ganggu banget,” tutur dia.

Oleh sebab itu, dia berharap agar masyarakat dapat lebih peduli dengan kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mungkin harapan kedepannya kepada masyarakat bisa lebih aware lagi soal sampah jadi jangan buang di tps ilegal dan kalau mau buang sampah ya diusahakan di tps yang resmi,” sambung dia.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Antar Bintang Tamansari Menang, Aksi Kaula dan Sigit Guncang Lapangan Voli Desa Jayanti
Sikapi Polemik BGN, Heri Gunawan: Perbaiki Tata Kelola MBG, Jangan Ambil Langkah Keliru
Pengurus HMI Cabang Sukabumi Resmi Dilantik, Ade Roni Siapkan Program Strategis ke Depan
Saka Pramuka Anti Narkoba Resmi Dilantik, Kwarcab Sukabumi Perkuat Gerakan Generasi Bersinar
Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:37 WIB

Antar Bintang Tamansari Menang, Aksi Kaula dan Sigit Guncang Lapangan Voli Desa Jayanti

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:00 WIB

Sikapi Polemik BGN, Heri Gunawan: Perbaiki Tata Kelola MBG, Jangan Ambil Langkah Keliru

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:46 WIB

Pengurus HMI Cabang Sukabumi Resmi Dilantik, Ade Roni Siapkan Program Strategis ke Depan

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:43 WIB

Saka Pramuka Anti Narkoba Resmi Dilantik, Kwarcab Sukabumi Perkuat Gerakan Generasi Bersinar

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Berita Terbaru