Optimalkan Pencegahan Stunting, DKP Sukabumi Salurkan Beras Nutrizing

Rabu, 23 April 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi, terus menggencarkan berbagai upaya untuk mencegah munculnya kasus new stunting atau stunting baru di wilayahnya. Salah satunya penyaluran beras nutrizing kepada keluarga berisiko stunting, terutama ibu hamil dan baduta (bayi di bawah dua tahun).

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Dr. Titin Malikatun Andadari mengatakan, bahwa pemberian beras nutrizing ini ditujukan kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang memiliki anggota keluarga rentan, seperti ibu hamil berisiko tinggi serta anak-anak di bawah usia dua tahun.

“Upaya yang sudah dan akan terus dilakukan oleh DKP adalah menyuplai beras nutrizing yang memiliki kandungan gizi tinggi. Ini kami berikan kepada ibu hamil dengan risiko stunting dan juga kepada baduta, agar tidak lahir stunting baru,” kata Dr. Titin belum lama ini, Rabu (23/04/2025).

Dia menegaskan, bahwa penanganan stunting di Kabupaten Sukabumi tidak hanya difokuskan pada kasus lama, tetapi lebih kepada pencegahan kasus baru. “Untuk stunting yang sudah ada, kami lakukan penatalaksanaan. Namun yang lebih penting adalah memastikan tidak muncul stunting baru,” jelasnya.

Selain menyalurkan beras bernutrisi, DKP Kabupaten Sukabumi juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan alternatif. Edukasi terus dilakukan agar warga dapat menanam sayur-sayuran sendiri guna mendukung ketahanan pangan keluarga.

“Pemanfaatan pekarangan bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk masyarakat di tingkat kecil. Ini bagian dari strategi kami dalam menciptakan ketahanan pangan lokal yang berkelanjutan,” tuturnya.

“Langkah-langkah ini diharapkan mampu menekan angka stunting di Kabupaten Sukabumi dan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang, terutama bagi kelompok rentan,” sambung dia.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Hergun Soroti Realisasi PNBP ATR/BPN yang Baru 39,74 Persen, Pertanyakan Anomali Data Layanan
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
DLH Prioritaskan Sampah di Jalan Protokol, Bupati Minta Pasukan Kuning Maksimalkan Layanan
Wabup Sukabumi Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi untuk Perluas Pasar
Bursa Calon Ketua PK KNPI Cibadak Memanas, Sejumlah Nama Mulai Muncul
Antar Bintang Tamansari Menang, Aksi Kaula dan Sigit Guncang Lapangan Voli Desa Jayanti
Sikapi Polemik BGN, Heri Gunawan: Perbaiki Tata Kelola MBG, Jangan Ambil Langkah Keliru
Pengurus HMI Cabang Sukabumi Resmi Dilantik, Ade Roni Siapkan Program Strategis ke Depan

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:23 WIB

Hergun Soroti Realisasi PNBP ATR/BPN yang Baru 39,74 Persen, Pertanyakan Anomali Data Layanan

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:55 WIB

DLH Prioritaskan Sampah di Jalan Protokol, Bupati Minta Pasukan Kuning Maksimalkan Layanan

Senin, 29 Juni 2026 - 14:15 WIB

Wabup Sukabumi Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi untuk Perluas Pasar

Senin, 29 Juni 2026 - 12:33 WIB

Bursa Calon Ketua PK KNPI Cibadak Memanas, Sejumlah Nama Mulai Muncul

Berita Terbaru