Sektor Pendidikan Kena Efisiensi, Ini Respons Taktis Wakil Bupati Sukabumi

Senin, 21 April 2025 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat turut berdampak pada berbagai sektor, salah satunya pendidikan.

Meski menghadapi keterbatasan dana, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan tidak tinggal diam dalam menangani permasalahan, khususnya terkait perbaikan fasilitas sekolah yang rusak.

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, menegaskan bahwa langkah-langkah alternatif sedang diupayakan agar pembangunan dan perbaikan sektor pendidikan tetap berjalan. Salah satunya dengan mendorong keterlibatan pemerintah pusat, provinsi, hingga sektor swasta.

“Mungkin nanti kita coba dorong ke kementerian ataupun tingkat provinsi. Nanti mungkin ada cara lain dengan CSR perusahaan-perusahaan, kita coba upayakan lagi semaksimal mungkin pastinya,” ujar Andreas beberapa hari lalu.

Ia mengakui, memang sudah ada pemangkasan anggaran, namun hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah begitu saja. Pemerintah daerah, lanjutnya, harus tetap kreatif mencari jalan keluar agar kebutuhan dasar masyarakat, terutama pendidikan, tidak terabaikan.

“Kalau anggaran sudah jelas dipangkas, tapi bukan berarti kita pasrah. Harus ada upaya, salah satunya bantuan dari pusat, provinsi, atau CSR,” tambahnya.

Sementara itu, pembangunan sekolah juga masuk dalam prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurut Andreas, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) telah menyampaikan bahwa selain infrastruktur jalan, sekolah juga menjadi fokus utama pembangunan ke depan.

“Karena Pak Gubernur berstatemen bahwa prioritasnya adalah infrastruktur jalan dan juga sekolah, mudah-mudahan itu bisa diwujudkan,” ujarnya.

Mengenai sumber pendanaan, Andreas menyebut hal itu merupakan kewenangan dari pemerintah provinsi. Pihak kabupaten hanya bertindak sebagai penerima manfaat dan berharap agar janji tersebut bisa direalisasikan demi terciptanya pemerataan pendidikan di Sukabumi.

“Kalau soal dananya dari mana, itu Pak Gubernur yang tahu, bukan kita. Tapi kita berharap besar bisa terwujud,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB