Ratusan Buruh PT Tang Mas Cidahu Demo, Tuntut Apa?

Senin, 18 Mei 2020 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan buruh yang tergabung dalam Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (Opsi) melakukan aksi demo di PT Tang Mas di Kampung Cikalong RT 03/01, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Senin (18/5/20).

Dalam aksi tersebut, mereka menuntut haknya, karena sebagian upah mereka pada bulan Maret dan April belum terbayarkan. Maka dari itu, mereka meminta kepada pihak perusahaan agar membayar gajinya.

“Sekitar 25% gajih bulan Maret belum terbayarkan. Nah, kalau untuk bulan April sama sekali belum dibayar, perusahaan malah mePHK buruh dan perusahaan tidak mau membayar pesangon dan Tunjangan Hari Raya (THR),” ujar Setda Opsi Sukabumi Deden Rahmat kepada jurnalsukabumi.com.

Lanjutnya, mereka berharap pihak perusahaan bisa membayar uang pesangon sesuai ketentuan yang berlaku serta membayar upah dan THR tepat waktu untuk karyawan yang masih aktif bekerja.

Selain itu, mereka mempertanyakan uang iuran BPJS baik itu BPJS kesehatan maupun ketenagakerjaan yang diduga tidak disetorkan, padahal setiap bulannya uang tersebut sudah dipotong langsung dari pekerjanya.

“Padahal di slip gaji sudah dipotong, jadi teman-teman yang sudah kena PHK tidak bisa mencairkan karena adanya tunggakan dari pihak perusahaan,” tandasnya.

Hasil pantauan dilapangan, ratusan buruh masih melakukan aksinya, karena pihak perusahaan belum merespon apapun, rencananya jika belum ada kesepakatan aksi akan dilakukan kembali, terlihat juga personil gabungan TNI, Polri dan Polisi Pamong Praja (Pol PP) yang sedang menjaga keamanan.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan apapun terkait adanya demo tersebut.

Reporter: Herwanto || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru