Festival Tabuh Bedug Piala Heri Gunawan, Sambut Kemenangan dengan Gema Takbir

Rabu, 19 Maret 2025 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM — Suasana penuh semangat dan kebersamaan bakal mewarnai halaman Masjid Agung Natadipura, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu malam (30/3/2025) nanti.

Festival Tabuh Bedug Piala Heri Gunawan yang digelar dalam rangka menyambut Idul Fitri 1446 H diikuti puluhan peserta akan memeriahkan acara bertema “Gema Takbir Menyambut Kemenangan”.

Festival ini diinisiasi oleh anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Heri Gunawan. Menurut Hergun-sapaan karib Heri Gunawan- menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Tabuh bedug adalah tradisi yang sangat melekat dalam budaya kita, khususnya dalam menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Melalui festival ini, kita ingin menghidupkan kembali nilai-nilai tradisi serta semangat gotong royong,” ujar Penasihat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya ini, Rabu (19/3/2025).

Festival Tabuh Bedug ini diikuti oleh puluhan kelompok dari berbagai desa di Kecamatan Ciracap dan sekitarnya. Para peserta bakal menampilkan kreativitas serta kekompakan dalam memadukan dentuman bedug dengan lantunan takbir yang menggema ke seluruh penjuru.

Selain perlombaan, acara juga dimeriahkan dengan bazar UMKM lokal dan pembagian santunan kepada anak yatim yang menjadi bagian dari kepedulian sosial dalam kegiatan ini.

“Semoga festival ini bisa terus menjadi agenda tahunan yang membangkitkan semangat religius dan budaya masyarakat kita,” tambah Hergun.

Bagi pemenang, akan diganjar hadiah berupa uang pembinaan dan piala dengan juara pertama Rp 1,5 juta, kedua Rp 1 juta dan ketiga Rp 500 ribu. Adapun syarat dan ketentuan yakni; dalam 1 regu terdiri dari 3-5 orang, membawakan 2 lagu (takbir wajib dan sholawat bebas); durasi maksimal 10 menit; boleh membawa alat musik lainnya selain bedug yang sudah disediakan panitia; peserta berpakaian muslim, sopan dan rapi.

“Nah, untuk penilain juri yakni teknik dan variasi pukulan bedug, kekompakan, kerapian pukulan, kefasihan, lantunan takbir dan sholawat serta kreativitas,” tutup Hergun.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap
Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas
Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan
Perairan Sukabumi Diawasi Ketat Tangkal Migran Gelap hingga Kejahatan Lintas Negara
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:23 WIB

Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:02 WIB

Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas

Berita Terbaru