Bentrok Berdarah di Simpenan, Samson Tewas Mengenaskan Usai Duel

Jumat, 21 Februari 2025 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Suherlan alias Samson tewas dengan kondisi tragis di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Samson yang kerap meresahkan warga sekitar ditemukan tewas dengan kondisi luka di sekujur tubuhnya. Sebelum tewas, sempat ada bentrokan.

Pantauan di lokasi, pada Jumat (21/2/2025) sekira pukul 19.00 WIB, sejumlah pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Sukabumi sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain kepolisian, warga sekitar pun mengerumuni lokasi di luar dari police line. Warga tersebut nampak penasaran melihat jasad Samson yang sudah tewas terkapar dengan kondisi terlentang di dekat selokan pinggir jalan utama.

Warga sekitar enggan disebutkan namanya mengaku, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 16.30 WIB. Sebelumnya, Samson sempat mencari nama seseorang, sebelum meninggal.

“Sorenya ada berkeliaran gitu, sambil bawa sebilah golok. Katanya lagi cari orang,” ujarnya.

Sesaat, Samson tersebut sempat duel dengan salah satu warga. Warga tersebut mengalami luka hingga akhirnya dilarikan ke RSUD Palabuhanratu.

Di sela duel tersebut, warga yang melihat pun langsung melerai, namun karena geram melihat kelakuannya yang meresahkan akhirnya Samson dihakimi puluhan masa hingga akhirnya tewas di tempat dengan puluhan luka dari kepala hingga kaki.

“Tewasnya di tempat, sekarang pun kepolisian masih ada di lokasi kejadian,” tuturnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru