Ratusan Warga Kota Sukabumi Ngadu ke Hallo Sosial, Lapor Apa?

Kamis, 14 Mei 2020 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sedikitnya ada sekitar 210 warga Kota Sukabumi yang belum terdata mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos) mengadukan diri dengan menghubungi call center aplikasi Hallo Sosial yang disiapkan Pemerintah Kota Sukabumi.

Aplikasi tersebut merupakan call center bagi masyarat yang tidak tercover oleh berbagai bansos dari Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Daerah. aplikasi yang belum lama ini di luncurkan ini mendadak ramai di telepon masyarkat.

“Data sementara masyarakat yang menghubungi call center Hallo Sosial di nomor 0266-245223 dan Whatsapp (WA) 0857 2271 0261 mencapai 210 orang. Tercatat hingga saat ini, sudah ada 210 masyarakat yang menelpon hallo sosial, ” kata Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Sukabumi, Rita Handayani. Kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (14/05/2020).

Lanjut Rita, aduan warga tersebut bakal dilakukan verifikasi. Jika memang layak mendapatkan bantuan bakal segera diberikan. Pasalnya, pihaknya menyiapkan call center tersebut untuk aduan masyarat yang tidak mendapatkan bantuan.

“Kami launching layanan call center Halo Sosial dinas sosial untuk memudahkan warga melapor, termasuk nantinya bakal dicek apakah warga yang melapor mendapat bantuan atau tidak,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkot Sukabumi berupaya menyisir warga terdampak Covid-19 yang belum mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat dan provinsi terus. Selain itu aplikasi atau website penanangan Covid-19 yang didalamnya bisa mengecek warga yang mendapatkan bansos yakni www.covid19.sukabumikota.go.id

Menurut Wali Kota Sukabumi Achmad Fachmi, meangatakan dalam aplikasi tersebut masyarakat bisa mengecek langsung sesuai domisili nya masing – masing, apakah dirinya sudah terdata atau tidak mendapatkan bantuan sosial. Jika tidak, masyarakat bisa melaporkan kepada call center yang sudah tertera di aplikasi itu.

“‘Laporan ini akan ditindaklanjuti dengan verifikasi, serta ketika dianggap layak akan diberikan bantuan dan tetap terverifikasi di wilayah. Intinya ketika warga tidak mendapatkan bantuan dari pusat dan provinsi maka akan diberikan bansos Pemkot Sukabumi,” tandasnya.

Reporter: Riki Rahardian II Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB