Hilang 2 Hari, Bocah Asal Citeureup Ini Ditemukan Anggota Kodim 0622 Sukabumi

Selasa, 31 Desember 2024 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Fahri Maulana (13), seorang anak asal Kampung Lemper, Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, akhirnya ditemukan setelah dua hari dinyatakan hilang.

Fahri, anak keempat dari enam bersaudara, ditemukan oleh anggota Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi dalam keadaan sehat di Koramil Palabuhanratu.

Menurut keterangan sang ayah, Aat Sukatma, Fahri terakhir terlihat pada Sabtu malam (28/12/2024). Awalnya, Fahri pamit keluar rumah untuk membeli es teh di warung. Namun, hingga setengah jam kemudian, ia tidak kembali.

“Sudah saya cari di warung, pasar, bahkan ke area Gunung Putri, tapi tidak ada. Dua malam saya bingung mencari Fahri, sampai akhirnya malam Selasa saya mendapat informasi dari Pak RT bahwa anak saya ada di Koramil Palabuhanratu,” ungkap Aat, Selasa (31/12/2024).

Komandan Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra, menjelaskan bahwa Fahri ditemukan oleh Sersan Mayor Untoro saat piket di Makoramil Palabuhanratu. Fahri tampak kebingungan dan mengaku tidak memiliki ongkos untuk pulang ke rumahnya di Citeureup.

“Setelah ditanya, Fahri menyebutkan alamatnya di Citeureup. Kami segera berkoordinasi dengan Babinsa setempat dan menghubungi keluarganya. Alhamdulillah, hari ini Fahri sudah diserahkan kepada orang tuanya,” ujar Dandim.

Dalam proses serah terima di Makoramil Palabuhanratu, Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Danramil Palabuhanratu dan Sersan Mayor Untoro, atas bantuan mereka dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada semua pihak, terutama jajaran Koramil Palabuhanratu, yang telah mengamankan Fahri. Saya harap orang tuanya dapat menjaga Fahri dengan baik agar kejadian serupa tidak terulang,” ucap Dandim.

Dandim juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih waspada dan memperhatikan anak-anak mereka, terutama di musim liburan.

“Kami mengedukasi masyarakat agar lebih menjaga keluarga, terutama anak-anak. Pantau terus aktivitas mereka agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pasca Konser TerAmbyar Fest, Stadion Surya Kencana Sukabumi Rusak dan Dipenuhi Lumpur
Anggaran Rp12,6 Miliar Jembatan Cibeureum Disorot, DPRD Kota Sukabumi Minta Dibahas Ulang
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Sampah di Padaasih Cisaat Identik dari SPPG, Ilyas: Kami Tetap Turun Bersihkan!
Cuaca Ekstrem, TPT Irigasi di Kadulawang Sukabumi Ambruk Timpa Rumah Warga
Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi
20 Tahun Tanpa Obat, Pelaku Pembacokan di Gunungguruh Positif Gangguan Jiwa Berat!

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:23 WIB

Pasca Konser TerAmbyar Fest, Stadion Surya Kencana Sukabumi Rusak dan Dipenuhi Lumpur

Minggu, 19 April 2026 - 18:36 WIB

Anggaran Rp12,6 Miliar Jembatan Cibeureum Disorot, DPRD Kota Sukabumi Minta Dibahas Ulang

Sabtu, 18 April 2026 - 20:57 WIB

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Senin, 13 April 2026 - 20:58 WIB

Sampah di Padaasih Cisaat Identik dari SPPG, Ilyas: Kami Tetap Turun Bersihkan!

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777