Puluhan Perahu Nelayan Ujunggenteng Rusak, Satu Nelayan Hilang Kontak

Selasa, 3 Desember 2024 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Cuaca buruk, puluhan perahu nelayan di Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, rusak akibat diterjang gelombang tinggi pada Selasa (03/12/2024).

Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep JK kepada jurnalsukabumi.com mengatakan, sedikitnya terdapat 25 perahu nelayan rusak berat, 35 perahu rusak sedang dan 2 perahu hilang akibat gelombang tinggi yang mencapai 3 meter.

“Gelombang tinggi terjadi sejak Senin malam, perahu nelayan pun banyak yang lepas dari tali pengikatnya akibat gelombang tinggi dan saling menghantam hingga menyebabkan kerusakan,” ungkap Asep.

Selain merusak perahu yang bersandar, gelombang tinggi pun menghantam nelayan yang tetap nekat melaut meski dalam kondisi cuaca buruk. Asep menuturkan, ketinggian gelombang bisa mencapai 4 meter dan membuat nelayan kesulitan untuk mengendalikan perahu kecil.

Bahkan, satu orang tekong dan satu orang anak buah kapal KM Mutiara Laut terpaksa meninggalkan perahu dan mesinnya teromabng ambing karena kondisi laut bergolak. Satu unit perahu KM Kurawa yang berisi satu orang nelayan pun dikabarkan hilang kontak dan belum diketahui nasibnya.

“Ya itu, KM Mutiara Laut tekong dan anak buahnya berenang ke tepi pantai dan meninggalkan perahunya karena mengalami mati mesin sementara satu orang di KM Kurawa masih hilang kontak,” jelas Asep.

Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di beberapa perairan di Indonesia termasuk salah satunya di perairan Sukabumi dengan ketinggian gelombang mencapai 4.00 meter.

Redkatur: A. Fikri

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota
Momentum Persaja Kabupaten Sukabumi: Tegakkan Keadilan dan Perkuat Solidaritas Adhyaksa

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB